Bobby Nasution : Jumlah Guru yang Divaksin Masih Dibawah 10 Ribu Orang

Lensamedan- Wali Kota Bobby Nasution mengakui program vaksinasi Covid-19 terhadap guru-guru masih belum bisa berjalan maksimal. Saat ini, yang  sudah mendapatkan vaksin masih dibawah 10 ribu dari total guru sekitar 20 ribuan guru yang ada di Kota Medan.

“Jadi memang masih belum mencapai target 40% yang saya tetapkan, dan ini masih terus berjalan,” ujar Bobby di Medan, Jumat (30/4/2021).

Bobby juga menyebutkan jika pihaknya masih menunggu tambahan dosis vaksin dari provinsi, termasuk juga menyurati Kementerian Kesehatan agar dosis vaksin bisa ditambah.

“Ini sekarang tinggal 30 ribuan dosis vaksin, jadi kami fokuskan ke pemberian dosis kedua,” sebut Bobby.

Pada pertemuan sebelumnya Bobby Nasution menyebutkan akan mempertimbangkan dimulainya kegiatan belajar tatap muka jika vaksinasi terhadap guru-guru di Kota Medan sudah mencapai 40%.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alfian Hutauruk menyebutkan, pihaknya terus mempersiapkan belajar tatap muka pada tahun ajaran baru di bulan Juli nanti.

“Dan kami sudah lakukan simulasi di kabupaten/kota selama satu minggu, dan hasilnya baik. Artinya sekolah pun sudah siap menjalankan belajar tatap muka dengan berbagai ketentuannya,” ujar Alfian.

Alfian juga mengatakan, hingga saat ini proses vaksinasi guru masih terus berjalan. Hanya saja ia tidak memiliki data berapa yang sudah divaksin.

“Total guru SMA/SMK di Sumut baik yang negeri maupun swasta itu ada sekitar 42 ribu. Nah, proses vaksinasi terhadap mereka itu dilakukan masing-masing kabupaten/kota,” tambahnya.

Seperti diketahui, Mendikbudristek Nadiem Makarim menjadwalkan proses belajar tatap muka sudah bisa dilakukan di tahun ajaran baru bulan Juli mendatang, seiring dengan proses vaksinasi yang sudah berjalan. Tetapi, pihaknya tetap memberikan pilihan kepada orang tua murid, apakah mengijinkan anaknya ikut tatap muka atau tetap online. (*)

 

(Medan)

 

 

Belum ada Komentar untuk "Bobby Nasution : Jumlah Guru yang Divaksin Masih Dibawah 10 Ribu Orang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel