IHSG Kembali Dilanda Aksi Jual, Rupiah Parkir di Zona Merah
Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan akhir pekan, IHSG ditutup di zona merah setelah tak sanggup menghadapi tekanan.lensamedan-istLensaMedan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Rupiah tak mampu melawan dampak yang timbul dari konflik AS-Iran yang kembali memanas dan saling serang di Selat Hormuz sehingga ditutup di zona merah.
Mata uang Rupiah ditutup melemah di level 17.360 per Dolar AS, setelah sempat terpuruk hingga ke level 17.390 per Dolar AS. Rupiah melemah di saat kinerja USD Index mengalami pelemahan dikisaran 97,9.
Sementara itu HSG ditutup melemah 2.86% di level 6.969,396, dimana ada 575 saham yang alami penurunan, 133 saham naik serta 108 saham stabil.
Sejumlah emiten yang alami penurunan kinerja pada perdagangan hari ini diantaranya adalah BMRI, BBCA, BBRI, BUMI, TINS, AMMN, BUMI, BRMS, INCO hingga ANTM.
Saham-saham sektor pertambangan mengalami koreksi yang paling dalam dibandingkan dengan sektor lainnya.
“Penurunan harga saham sektor pertambangan salah satunya dipicu oleh rencana pemerintah yang akan menerapkan pajak baru untuk sektor batubara dan nikel,” ujar Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, di Medan, Jumat (8/5/2026) .
Terpisah harga emas dunia ditransaksikan stabil di level US$4.713 per ons troy, atau masih dikisaran harga Rp2,64 juta gram.
Pasar secara keseluruhan masih terus dihantui dinamika tensi geopolitik yang tidak menentu sejauh ini, sehingga menciptakan volatilitas yang cukup liar di pasar keuangan. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "IHSG Kembali Dilanda Aksi Jual, Rupiah Parkir di Zona Merah"
Posting Komentar