Dugaan Galian C Ilegal di Batu Bara Merajalela, MMP-SU: Ada Apa Dibalik Diamnya APH
LensaMedan - Kabupaten Batu Bara kembali menjadi sorotan tajam publik. Aktivitas galian C ilegal berupa tanah timbun dan pasir yang diperjualbelikan secara bebas diduga semakin marak dan tak terkendali di berbagai wilayah.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat, dimana fungsi pengawasan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di Kabupaten Batu Bara. Aktivitas yang diduga melanggar hukum ini terkesan berlangsung tanpa hambatan, bahkan di sejumlah titik disebut telah beroperasi dalam waktu yang cukup lama.
Lebih jauh, beredar dugaan di tengah masyarakat terkait adanya keterlibatan oknum tertentu, termasuk dugaan keterkaitan dengan pihak aparat penegak hukum. Dugaan ini tentu menjadi perhatian serius dan harus segera dijawab secara terbuka demi menjaga kepercayaan publik.
Sebelumnya, Ketua Umum Muda Mudi Peduli Sumatera Utara (MMP-SU), Amry Butar Butar, telah secara resmi melaporkan dugaan aktivitas galian C ilegal tersebut ke Polres Batu Bara. Bahkan, Amry telah menjalani pemeriksaan (BAP) sebagai pelapor sekaligus saksi di Unit Tipiter Polres Batu Bara.
Namun, hingga saat ini,hampir tiga minggu pasca pemeriksaan belum ada kejelasan yang disampaikan kepada pelapor terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
“Kami mempertanyakan keseriusan penanganan kasus ini. Sudah hampir tiga minggu sejak pemeriksaan, namun belum ada kejelasan. Ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat,” ujar Amry melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/04/2026).
Kondisi ini semakin memperkuat persepsi publik bahwa penanganan kasus galian C ilegal di Kabupaten Batu Bara berjalan lamban, bahkan terkesan tidak transparan.
Amry Butar Butar menegaskan bahwa dirinya bersama MMP-SU akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum yang jelas.
“Kami tidak ingin hukum hanya menjadi formalitas. Jika ini ilegal, maka harus ditindak. Jika ada pihak yang terlibat, harus segera di periksa,” tegasnya.
MMP-SU juga mendesak agar aparat penegak hukum, khususnya Polres Batu Bara, segera memberikan kejelasan terkait tindak lanjut laporan yang telah disampaikan, serta membuktikan komitmennya dalam menegakkan hukum secara profesional.
Kasus ini menjadi ujian nyata bagi integritas pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di Kabupaten Batu Bara. Publik kini menunggu,apakah hukum benar-benar ditegakkan atau justru dibiarkan berjalan tanpa arah.
Reporter : Reza

Belum ada Komentar untuk "Dugaan Galian C Ilegal di Batu Bara Merajalela, MMP-SU: Ada Apa Dibalik Diamnya APH"
Posting Komentar