DPRD Tapteng Dukung Pekerja Rentan, Honorer dan Perangkat Desa Jadi Peserta Jamsostek

Lensamedan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mendukung  langkah Bupati Tapteng yang menargetkan 10.000 pekerja rentan, tenaga honorer, perangkat desa menjadi peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). 

Dukungan tersebut disampaikan dalam rapat Rapat Kerja (Raker) dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sibolga yang dibuka  Wakil Ketua DPRD Willy Saputra Silitonga SH didampingi Ketua Komisi A Ahmad Rivai Sibarani yang digelar di Ruang Rapat DPRD Tapteng  Jalan R. Junjungan Lubis Pandan, Selasa (12/10/2021). 

Rapat tesebut juga dihadiri Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Tapteng Ridho S.M Hutabarat, S.STP. MM, Kepala Dinas Tenaga Kerja Tapteng Reza Affandi Ritonga, 17   Anggota DPRD,  Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Dr. Sanco Simanullang dan juga Account Representatif Perintis Maryanto Purba dan Muhammad Iqram Syahputra.

“Sudah sejak lama kita menunggu pertemuan ini. Inilah saatnya kita menerima informasi yang utuh dan akurat terhadap manfaat Jamsostek.  Dari keterangan Jamsostek, Kita bersepakat dan menyetujui seluruh anggota DPRD dialihkan dan didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan termasuk program Jaminan Hari Tua, tolong Pak Sekwan dan Bendahara dihitung dan dimasukkan dalam R-APBD tahun 2022,” jelas  Ketua Komisi A Ahmad Rivai Sibarani.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sibolga Dr. Sanco Simanullang, pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada DPRD atas dukungan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tapteng atas dukungannya  mengoptimalkan perlindungan ketenagakerjaan . Begitu juga hari ini dengan dukungan bulat  Bapak Ibu Pimpinan dan DPRD yang turut mendorong rencana tersebut. Telah terjadi sebuah  gerakan besar,   kepedulian Pemkab dan DPRD terhadap perlindungan pekerja rentan dan miskin,” tutur Sanco sembari menambahkan, langkah ini merupakan implementasi Instruksi Presiden No 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapanuli Tengah Reza Affandi Ritonga mengungkapkan pihaknya saat ini sedang melakukan proses pengumpulan data dan pemantapan regulasi  serta terus berkoordinasi dengan dinas terkait  untuk pendaftaran 10.000 orang di tahun 2022 .

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Tapteng sedang menyusun sejumlah strategi guna  mengoptimalkan perlindungan ketenagakerjaan di Kabupaten Tapanuli Tengah seiring  terbitnya Instruksi Presiden No 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani  mengungkapkan pihaknya sudah melaksanakan perlindungan sosial  selama ini, yaitu berupa pemberian santunan kematian (Sankem) kepada segenap warga Tapteng yang  meninggal dunia sebesar Rp 1 juta.

Namun setelah mendengarkan penjelasan Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya merasa tertarik untuk meningkatkan manfat dengan mengikuti program Jaminan Kematian Jamsostek sebesar Rp42 juta.

“Untuk kesempatan pertama, kami akan upayakan mendaftarkan seluruh tenaga honorer berjumlah 2456 orang  dan perangkat desa 1400 orang. Selanjutnya untuk pekerja rentan seperti nelayan miskin, petani, pedagang, bahkan bilal mayit dan pekerja keagamaan juga akan menjadi prioritas hingga 10 ribu,” jelas Bakhtiar Ahmad Sibarani saat bincang disela santap siang dengan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Bagian Utara Panji Wibisana, di Restoran Melabay, belum lama ini. (*)


(Tapteng) 

 

Belum ada Komentar untuk "DPRD Tapteng Dukung Pekerja Rentan, Honorer dan Perangkat Desa Jadi Peserta Jamsostek"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel