Tanpa Keluarga, Pemuda Asal Nias yang Jadi Korban Penikaman Dirawat di RSUP HAM


Lensamedan – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik (HAM) merawat seorang korban penikaman tanpa keluarga. Korban penusukan tersebut diketahui bernama Armadani Laia, asal Nias.

Sub Koordinator Hukum, Organisasi dan Humas RSUP HAM, Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan, pasien korban penikaman tersebut mengaku tidak memiliki keluarga di Medan, yang kesehariannya tidak memiliki pekerjaan tetap.

"Pasien mulai dirawat pada Minggu (10/10) malam, dia diantarkan oleh seorang temannya ke Instalasi Gawat Darurat RSUP HAM dalam kondisi terluka akibat ditusuk benda tajam oleh orang tak dikenal. Tim medis kemudian langsung memberikan perawatan darurat untuk membantunya," kata Rosario, Rabu (13/10/2021).

Menurut Rosario, tenaga kesehatan RSUP HAM sendiri sudah melakukan sejumlah tindakan medis untuk merawat pasien. Tim dokter telah melakukan pencucian dan penjahitan luka di ruang operasi, hingga kemudian pasien menjalani perawatan.

"Selain tidak memiliki keluarga di Medan, pasien ini ternyata juga tidak memiliki kartu identitas apapun dan berkas untuk pengurusan jaminan pelayanan kesehatan. Sementara, kondisinya saat ini sudah mulai membaik dan bisa menjalani rawat jalan," ujar Rosa, sapaan akrabnya.

Disebutkan Rosa, pasien sudah diperbolehkan pulang untuk kemudian berobat jalan. Namun, sampai saat ini belum ada keluarga yang menjemput pasien, dan tidak ada keluarga yang bisa dihubungi.

"RSUP HAM sendiri sebagai rumah sakit pemerintah selalu menerima semua pasien yang datang berobat dalam kondisi apapun, termasuk pasien tanpa identitas dan keluarga. Kami berharap pula kerja sama dari masyarakat jika merasa kehilangan keluarga atau mungkin mengenal pasien ini, bisa datang ke RSUP HAM agar pasien bisa dipulangkan untuk bisa mendapatkan perhatian lebih dari keluarganya," tutupnya. (*)



(Medan) 


Belum ada Komentar untuk "Tanpa Keluarga, Pemuda Asal Nias yang Jadi Korban Penikaman Dirawat di RSUP HAM"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel