Tidak Perduli Dengan Covid -19, Kota Tanjung Tiram Tetap Ramai


Lensamedan - Kabupaten Batubara terdiri dari 12 Kecamatan, dan salah satu kotanya yang selalu ramai berada di Kecamatan Tanjung Tiram. 

Posisinya berada di pinggiran Laut Selat Malaka. Umumnya Masyarakat di kecamatan Tanjung Tiram ini terdiri dari Suku Melayu dan dengan 80 persen mata pencariannya Nelayan.
  
Suasana di kota ini termasuk ramai di bandingkan dengan sebelas kecamatan  lainnya yang ada di Kabupaten Batubara. Aktivitas penduduknya sebagai nelayan maupun pedagang hasil laut cukup sibuk sehingga kota di Kecamatan ini siang dan malam terlihat ramai.

Mereka seakan tidak peduli dengan himbauan Pemerintah agar di rumah saja untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid -19 ini. 

"Umumnya sifat orang Melayu Batubara ini memang bandel dengan bahasa Melayunya hongkang karena belum ada yang kena virus Corona ini", ujar Zulhasim pada Lensamedan di Kota Tanjung Tiram Minggu (03/05).
 
Kalau sudah ada  satu saja masyarakat Tanjung Tiram ini yang terjangkit, mereka baru ketakutan kata zul menambahkan.

Di lain sisi, salah seorang Nelayan ikut angkat bicara, "bagaimanalah, kami nelayan tradisional ini berangkat pagi pulang potang untuk mencari nafkah, jadi kalau kami ikuti himbauan Pemerintah di rumah saja, mau makan apa anak istri", ujar Samsudin.

Makanya Masyarakat Tanjung  Tiram ini tidak perduli dengan wabah virus corona atau Covid 19 dan himbauan pemerintah. (Es)

Belum ada Komentar untuk "Tidak Perduli Dengan Covid -19, Kota Tanjung Tiram Tetap Ramai"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel