Tensi Konflik Mereda, Harga Emas Bertahan Sementara IHSG dan Rupiah Menguat
Seorang pedagang menunjukkan kepingan logam mulia. Pada awal perdagangan, harga emas dunia masih bertahan dikisaran level US$4.716 per ons troy. Harga emas stabil ditengah stabilnya harga minyak mentah dunia yang ditransaksikan dalam rentang US$95 hingga US$101 per barel, atau bergerak stabil cenderung alami penurunan.lensamedan-istLensaMedan - Harga emas dunia masih bertahan dikisaran level US$4.716 per ons troy ditengah stabilnya harga minyak mentah dunia yang ditransaksikan dalam rentang US$95 hingga US$101 per barel, atau bergerak stabil cenderung alami penurunan.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, tensi geopolitik di kawasan terbilang masih stabil meskipun AS mengeluarkan ancaman akan mengebom Iran jika tidak tercipta perdamaian antara kedua belah pihak dalam waktu dekat.
“Harga minyak masih merespon positif pembicaraan yang dimediasi oleh Pakistan, namun sejauh ini pasar belum sepenuhnya merasa nyaman dengan proses negosiasi saat ini, ketidakpastian masih menyelimuti pasar keuangan hingga ada kesepakatan damai yang benar-benar terealisasi,” ujar Gunawan di Medan, Kamis (7/5/2026).
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan perdagangan pagi ini menguat di level 7.160, seiring menguatnya mayoritas bursa saham di Asia.
Mata uang Rupiah juga ditransaksikan menguat ke level 17.380 per Dolar AS ditengah minimnya sentimen pasar. Kinerja USD Index yang mengalami pelemahan di level 97,96 membuat Rupiah sedikit menguat.
Kabar positisf dari progress damai antara Iran dengan AS berpeluang mempertahankan tren positif IHSG dan Rupiah pada perdagangan hari ini. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Tensi Konflik Mereda, Harga Emas Bertahan Sementara IHSG dan Rupiah Menguat"
Posting Komentar