IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Melemah Dekati 17.400 Per Dolar AS
Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan Senin (4/5/2026), IHSG masih mampu ditutup menguat di zona hijau.lensamedan-istLensaMedan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lagi-lagi tidak mampu bertahan di zona hijau selama sesi perdagangan berlangsung.
IHSG kerap mengalami tekanan jual setelah menguat cukup meyakinkan di sesi pembukaan perdagangan. IHSG ditransaksikan dalam rentang 7.069 – 6.946 sebelum akhirnya ditutup menguat tipis 0,22% di level 6.971,953.Sejumlah emiten yang turut mendorong penguatan IHSG pada perdagangan hari ini diantaranya adalah BBCA, BMRI, BBRI, TINS hingga ANTM.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, IHSG bergerak sedikit anomali dibandingkan dengan mayoritas bursa saham di Asia yang konsisten berada di zona hijau hingga penutupan.
"Selain itu kinerja mata uang Rupiah yang alami pelemahan juga turut menekan kinerja IHSG pada perdagangan hari ini," ujar Gunawan di Medan, Senin (4/5/2026).
Mata uang Rupiah sendiri disebutkan Gunawan konsisten ditransaksikan di zona merah, dan tekanannya alami peningkatan selama sesi perdagangan berlangsung.
Rupiah ditransaksikan dalam rentang 17.330 hingga 17.380 per Dolar AS, sebelum akhirnya ditutup melemah di level 17.365 per Dolar AS. Rilis data manufaktur (S&P global manufacturing PMI) Indonesia yang alami kontraksi di level 49,1 menjadi sentimen negatif bagi Rupiah hari ini.
Bahkan topangan memburuknya kinerja USD Index di level 98,18, hingga data neraca perdagangan yang surplus $3.3 milyar juga tidak mampu menahan pelemahan Rupiah.
"Rilis data inflasi tahunan yang turun menjadi 2,42% pada bulan April juga tidak banyak menolong," sebutnya.
Di sisi lain harga emas dunia ditransaksikan melemah ke level US$4.588 per ons troy, atau sekitar Rp2,57 juta per gram.
Harga emas masih alami tekanan ditengah kenaikan harga minyak mentah yang kembali merangkak naik dekati US$110 per barel. (
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Melemah Dekati 17.400 Per Dolar AS"
Posting Komentar