Harga Minyak Dunia Turun, IHSG Dibuka di Zona Hijau

Grafik pergerakan IHSG. Pada sesi pertama perdagangan Senin (4/5/2026), IHSG dibuka menguat di level 6.9.88.lensamedan-ist

 LensaMedan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini dengan dibuka menguat di level 6.988. Penguatan IHSG ini sejalan dengan penguatan pada kinerja mayoritas bursa saham di Asia. 

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, penguatan kinerja bursa saham Asia didorong pelemahan harga minyak dunia yang saat ini ditransaksikan sekitar US$101 per barel untuk minyak jenis WTI, dan sekitar US$108 per barel untuk minyak jenis Brent.

“Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan seiring dengan sikap Iran yang sepertinya melunak dengan mengirim tawaran untuk negosiasi selanjutnya,” ujar Gunawan di Medan, Senin (4/5/2026). 

Sayangnya penguatan IHSG sejauh ini tidak ditopang oleh kinerja mata uang Rupiah yang justru mengalami pelemahan ke level 17.330 per Dolar AS.

Pelemahan Rupiah yang akan membebani kinerja IHSG selama sesi perdagangan berlangsung menurut Gunawan sejauh ini lebih dipicu oleh memburuknya sentimen dari tanah air, karena kinerja USD Index dan imbal hasil US Treasury 10 tahun terpantau relatif stabil dengan kecenderungan turun. 

Pelaku pasar masih terus memantau potensi peningkatan tekanan fiskal, seiring dengan harga minyak mentah dunia yang bertahan datas level US$100 per barel. 

“Pelaku pasar di sisi lainnya juga akan memantau laju tekanan inflasi di tanah air yang akan di rilis hari ini,” katanya.

Selain data inflasi, kata Gunawan melanjutkan, pelaku pasar juga akan menanti rilis data neraca perdagangan, dimana data tersebut akan lebih berperan terhadap kinerja mata uang Rupiah. 

Pelaku pasar juga akan berfokus pada realisasi data pertumbuhan ekonomi nasional yang akan dirilis besok yang  diproyeksikan masih akan bertahan dikisaran 5% secara tahunan atau year on year.

“Namun pelaku pasar akan mencermati rilis data pertumbuhan ekonomi secara kuartalan (Q1) yang akan sangat menentukan ekspektasi pasar selanjutnya. Sejauh ini saya melihat potensi terjadinya kontraksi pada pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama,” terangnya. 

Terpisah harga emas ditransaksikan dikisaran level US$4.600 per ons troy, atau sekitar Rp2,57 juta per gram. (juli simanjuntak)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Harga Minyak Dunia Turun, IHSG Dibuka di Zona Hijau"

Posting Komentar

Harga Minyak Dunia Turun, IHSG Dibuka di Zona Hijau

Grafik pergerakan IHSG. Pada sesi pertama perdagangan Senin (4/5/2026), IHSG dibuka menguat di level 6.9.88.lensamedan-ist   LensaMedan – In...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel