Pasar di China Libur, IHSG dan Emas Alami Kenaikan

Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup menguat tajam.lensamedan-ist

LensaMedan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tajam 1,19% di level 8.310,227. IHSG menguat ditengah membaiknya kinerja mayoritas bursa saham di Asia pada perdagangan hari ini.

Sejumlah emiten besar yang turut mendorong penguatan IHSG diantaranya adalah BMRI, BBCA, BBRI, GOTO hingga TLKM.

Penguatan IHSG yang terbilang cukup signifikan pada perdagangan hari ini tidak terlepas dari hari libur, dimana IHSG menyesuaikan penguatan bursa lain di Asia selama libur kemarin. 

Di sisi lain, ujar Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, Rupiah justru mengalami pelemahan dan ditutup turun di level 16.875 per Dolar AS.

Kinerja mata uang Rupiah terbebani dengan pernyataan The Fed yang bernada hawkish belakangan ini. USD Index alami kenaikan ke level 97.30, dan imbal hasil US Treasury juga merangkan naik di atas 4%.

"Rupiah berpeluang melawan tekanan Dolar AS seandainya nanti rilis data ekonomi AS menggiring spekulasi pemangkasan bunga acuan," ujar Gunawan di Medan, Rabu (18/2/2026).

Terpisah harga emas dunia ditransaksikan menguat ke level US$4.914 per ons troy, atau sekitar Rp2,7 juta per gram.

Gunawan menyebut, harga emas mengalami pemulihan setelah pejabat The Fed dari wilayah Chicago menyatakan bahwa pemangkasan bunga acuan bisa saja dilakukan di tahun ini. Pasar selanjutnya menunggu rilis data inflasi AS yang akan menjadi penentu arah pasar selanjutnya.

Pasar saat ini tengah tidak didukung oleh transaksi besar seiring dengan libur panjang yang ada di China.

Likuiditas di pasar tentunya menurun di saat pasar keuangan China ditutup merayakan tahun baru.

"Kebijakan tersebut tentunya membuat kinerja pasar kekurangan sentimen yang sangat potensial membuat pasar cenderung bergerak mendatar," tutupnya. (juli simanjuntak)


(Medan)
 

Belum ada Komentar untuk "Pasar di China Libur, IHSG dan Emas Alami Kenaikan"

Posting Komentar

Catat Jadwal Rekrutmen Guru, Tenaga Kependidikan, dan PPDB SMA Garuda Tahun Ajaran 2026/2027

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek), Ahmad Najib Burhani, didampingi  Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transform...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel