Optimalkan Sistem ETLE, Upaya Korlantas Perkuat Penegakan Hukum Berbasis Digital

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, saat mengecek  Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).lensamedan-ist

LensaMedan - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mendorong transformasi digital dalam pengamanan dan penegakan hukum lalu lintas. 

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menegaskan komitmen untuk melakukan penyempurnaan berkelanjutan terhadap sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) guna menghadirkan pelayanan yang modern, transparan, dan akuntabel sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Penerapan ETLE dan ETLE Drone Patrol Presisi merupakan langkah maju penegakan hukum berbasis teknologi. Namun, kami menyadari masih terdapat tantangan yang harus terus disempurnakan,” ujar Irjen Agus, Selasa (27/1/2026).

Irjen Agus mengakui bahwa implementasi penegakan hukum berbasis digital masih menemui sejumlah kendala di lapangan. 

Beberapa aspek yang menjadi perhatian Korlantas Polri antara lain tingkat literasi masyarakat, keakuratan data kendaraan, keterbatasan teknis, hingga persepsi publik terhadap sistem pengawasan elektronik.

“Kami menyadari masih terdapat tantangan, seperti literasi masyarakat, akurasi data kendaraan, keterbatasan teknis, serta persepsi publik terhadap sistem pengawasan. Karena itu, Polri terus melakukan penyempurnaan sistem dan penguatan sosialisasi,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa teknologi tetap harus diimbangi dengan penerapan SOP yang ketat serta pendekatan humanis. Dengan demikian, ETLE tidak hanya dipahami sebagai alat pengawasan, melainkan sebagai instrumen penegakan hukum yang adil bagi seluruh pengguna jalan.

Menurut Irjen Agus, ETLE bukan semata-mata ditujukan untuk menindak pelanggar lalu lintas, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa perilaku berlalu lintas mencerminkan peradaban suatu bangsa.

Keselamatan lalu lintas adalah yang utama. Lalu lintas adalah cermin budaya bangsa, maka patuh dan tertib berlalu lintas adalah kunci keselamatan di jalan, tegas Agus.

Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi memungkinkan pengawasan yang lebih luas, responsif, dan objektif. Selain itu, minimnya interaksi langsung antara petugas dan masyarakat dinilai dapat menjaga akuntabilitas serta mengurangi potensi penyimpangan.

Menjelang Operasi Keselamatan dan persiapan Mudik Lebaran 2026, Korlantas Polri tetap menempatkan pendekatan humanis sebagai prioritas utama. Irjen Agus menekankan bahwa kecanggihan teknologi harus berjalan seiring dengan kepercayaan publik.

“Teknologi adalah alat, tetapi kepercayaan publik adalah tujuan utama. Kami ingin teknologi ini benar-benar dirasakan adil, transparan, dan berorientasi pada keselamatan jiwa,” jelasnya.

Mengakhiri arahannya, Irjen Agus mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa mengedepankan pelayanan yang ramah namun tetap tegas sesuai visi Polri.

“Komitmen kami adalah melayani dengan profesional. Ingat, 'Senyum Polantas adalah Marka Utama,” tutup Agus. (*)


(Jakarta)


Belum ada Komentar untuk "Optimalkan Sistem ETLE, Upaya Korlantas Perkuat Penegakan Hukum Berbasis Digital"

Posting Komentar

Menag Nasaruddin: KUA Tidak Hanya Urus Nikah

Menag Nasaruddin Umar saat breakfast meeting di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (27/1/2026).lensamedan-ist LensaMedan - Menteri A...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel