Data Ekonomi AS Memburuk Picu Penguatan Rupiah Hingga Emas

Seorang pedagang menunjukkan logam mulia. Pada perdagangan hari ini, emas ditutup menguat dan ditransaksikan di level US$5.104 per ons.lensamedan-ist

LensaMedan - Penguatan yang terjadi pada mayoritas bursa saham di Asia telah mendorong kenaikan tajam pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Selama sesi perdagangan berlangsung, IHSG yang ditutup menguat 1,96% di level 8.290,966 bergerak dalam rentang yang cukup lebar antara 8.118 hingga 8.290.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, penguatan IHSG ditopang kinerja positif sejumlah emiten, diantaranya adalah CDIA, BUMI, DEWA, PTRO, ANTM hingga TLKM.

“Kabar buyback saham senilai Rp1 triliun PT. Chandra Daya Investasi Tbk, telah memicu kenaikan harga saham CDIA,” ujar Gunawan di Medan, Rabu (11/2/2026).

Sementara itu mata uang Rupiah ditutup menguat di level 16.775 per Dolar AS pada perdagangan hari ini. Dolar AS melemah ditengah rilis data ekonomi AS yang masih belum mampu melampaui ekspektasi pasar.

Gunawan menilai, tekanan pada Dolar AS berpeluang untuk terhenti jika rilis data ekonomi AS seperti serapan tenaga kerja dan tingkat pengangguran mampu melampaui ekspektasi pasar.

“Dan rilis data ekonomi AS besok berpeluang merubah kinerja IHSG dan Rupiah pada esok hari,” sebutnya.

Di sisi lain, harga emas dunia ditransaksikan menguat ke level US$5.104 per ons. Memburuknya data ekonomi AS sebelumnya menjadi katalis positif bagi harga emas, dimana harga emas dunia bergerak naik setelah serangkaian data yang kurang memuaskan pada perdagangan sebelumnya.  (juli simanjuntak)

 

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Data Ekonomi AS Memburuk Picu Penguatan Rupiah Hingga Emas "

Posting Komentar

Merasa Dirugikan Terkait Sengketa Kepemilikan Aset, Ahli Waris Mantan Bupati Karo Ajukan Banding

Kuasa hukum ahli waris Alm Tampak Sebayang saat memberikan penjelasan terkait perkembangan kasus sengketa kepemilikan aset tanah dan banguna...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel