Dugaan Korupsi Dinas Bappenda, Front Mahasiwa Sumut Gelar Unjuk Rasa ke Kejari Batu Bara

Massa yang mengatasnamakan Front Mahasiswa Sumatera Utara (FMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Batu Bara Desa Pahang, Kecamatan Talawi. Selasa (13/1/2026).lensamedan-ist

LensaMedan
- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Sumatera Utara (FMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Batu Bara Desa Pahang, Kecamatan Talawi. Selasa (13/1/2026).

Dalam orasinya, Ketua Umum FMSU Muhammad Kurniawan mengatakan bahwa mahasiswa berperan sebagai agent of change dan agent of social control, sekaligus penyambung lidah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

"Aksi ini menjadi peringatan keras bagi Kejaksaan Negeri Batu Bara. Kita FMSU tidak akan berhenti mengawasi penggunaan anggaran di Kabupaten Batu Bara," ucap Kurniawan.

“Dari total anggaran sebesar Rp27 Milyar, terdapat selisih Rp2 Milyar lebih yang belum terealisasi secara optimal, terkhususnya pada kegiatan pemeliharaan barang milik daerah (BMD),” sambung Kurniawan.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa FMSU juga menyampaikan 2 tuntutan, yakni pertama mendesak Kejaksaan Negeri Batu Bara untuk melalukan audit Kaban Bappenda Batu Bara, dan kedua mendesak Kejari periksa dan tangkap Kaban Bappenda Batu Bara yang mana diduga menyalahi anggaran tahun 2023.

Reporter : Reza

Belum ada Komentar untuk "Dugaan Korupsi Dinas Bappenda, Front Mahasiwa Sumut Gelar Unjuk Rasa ke Kejari Batu Bara"

Posting Komentar

Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, menandatangani prasasti saat meresmikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara Kam...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel