Penduduk Miskin Sumut Berkurang 22 Ribu Jiwa


Lensamedan- Badan Pusat Statistik ( BPS) provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat, jumlah penduduk miskin Sumatera Utara pada September 2019 mengalami pengurangan sekitar 22 ribu jiwa jika dibandingkan Maret 2019. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) Syech Suhaimi mengatakan, jumlah penduduk miskin di Sumut tercatat berkisar 1,26 juta jiwa pada September 2019.

" Dengan pengurangan sekitar 22 ribu jiwa dalam satu semester terakhir, maka jumlah penduduk miskin di Sumut pada September sebanyak 1,26 juta jiwa," ujar Syech Suhaimi di kantornya, Senin (3/2/2020).

Syech Suhaimi mengatakan, dari 1,26 juta jiwa penduduk miskin pada September 2019, 8,39 persen hidup di perkotaan, dan 8,93 persen hidup di pedesaan.

"Masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,17 poin dan 0,21 poin jika dibandingkan Maret 2019," kata Syech Suhaimi.

Syech menjelaskan, pada periode Maret- September 2019, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menunjukkan peningkatan. P1 naik dari 1,371 pada Maret 2019 menjadi 1,480 pada September 2019, dan P2 naik dari 0,310 menjadi 0,372.

"Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung menurun dan semakin jauh dari garis kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran antar penduduk miskin semakin tinggi," katanya lagi.

Berdasarkan catatan yang dimiliki BPS Sumut, secara umum pada periode 2007- Maret 2019 tingkat kemiskinan di Sumut mengalami penurunan baik sisi jumlah mau pun persentase, kecuali pada September 2013, dan pada September 2014 hingga September 2015. Kenaikan jumlah penduduk dan persentase penduduk miskin pada periode tersebut dipicu oleh kenaikan harga barang kebutuhan pokok sebagai akibat dari kenaikan harga BBM.


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Penduduk Miskin Sumut Berkurang 22 Ribu Jiwa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel