Pelayanan e-KTP Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat, Akademisi UINSU: Bagus Sesuai Konsepnya
![]() |
| Akademisi UINSU Dr. Fakhrur Rozi, M.Ikom. |
"Terkait dengan pelayanan e-KTP ini, bagus. Bagus dalam arti kan sesuai konsepnya lah, dekat ke masyarakat. Cuma menurut saya ini program bukan hal yang baru," kata Dr Fakhrur Rozi, Rabu 13 Mei 2026.
Fakhrur Rozi mengungkapkan bahwa pelayanan e-KTP di tingkat Kecamatan, bukan hal yang baru di Kota Medan. Karena, di era Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin sudah pernah dilakukan hal serupa.
"Karena ini bukan hal baru, maka harus diketahui juga kendala-kendala yang muncul. Misalnya, dulu itu seringkali kita dengar istilah blangko KTP kosong," sebut Fakhrur Rozi.
Ia mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, harus melakukan pemetaan masalah di tengah masyarakat terkait dengan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).
"Karena banyaknya minat orang untuk merekam e-KTP, karena dekat, blangko kosong. Nah ini kan, jangan pula ini jadi masalah baru. Jangan pula berulang masalahnya," jelas Fakhrur Rozi.
"Jangan pula cerita balik lagi blangko kosong, blangko kosong nanti. Karena kalau cerita itu berulang lagi, itu cerita lama dan enggak ada inovasi," tutur Fakhrur Rozi kembali.
Dia menyebutkan dalam pemetaan potensi permasalahan atas pelayanan adminduk ini, harus jadi evaluasi dan kajian Disdukcapil Kota Medan seperti jangan ada lagi cerita
blangko kosong, itu satu. Kemudian, jangan lagi ada istilah pungutan-pungutan liar itu.
"Karena kan gini, makin banyak pelayanan yang dilakukan di kecamatan, potensi pungli itu kan lebih tinggi. Jangan jadi masalah baru juga, atau jangan jadi masalah. Kalau itu terjadi, ya enggak ada inovasi namanya," ungkapnya.
Fakhrur Rozi mendorong Disdukcapil Kota Medan untuk menciptakan inovasi dalam pelayanan Adminduk ini, dengan menciptakan pelayanan berbasis digital atau platform. Hal ini, memberikan pelayanan praktis, efisien dan kepastian bagi masyarakat.
"Hrusnya ini, Disdukcapil ini menyiapkan platform model pelayanannya, platform digital misalnya. Jadi jangan manual lagi ceritanya, ini zaman sudah gampang," kata Fakhrur Rozi.
"Harusnya ada platform digital yang misalnya, platform itu bisa dipakai ketika orang melakukan perekaman di e-KTP di kecamatan seperti kita melakukan perekaman untuk pengurus paspor, bisa dicontoh pelayanan ini," jelas Fakhrur Rozi.
Fakhrur Rozi mendukung program Wali Kota Medan, Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap memberikan pelayanan Adminduk yang baik kepada masyarakat."Intinya, harus ada inovasi dalam pelayanan lebih efektif berbasis digital kedepannya, kita mendukung hal itu," tandasnya.
(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Pelayanan e-KTP Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat, Akademisi UINSU: Bagus Sesuai Konsepnya"
Posting Komentar