Bobby Nasution Ikuti Rapat Percepatan Rehabilitasi Bencana Sumatra

Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution, mengikuti rapat arahan Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera secara daring di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Kamis (21/5/2026). Rapat tersebut membahas Transfer ke Daerah (TKD) bagi daerah terdampak bencana yang hingga kini sebagian masih belum dimanfaatkan.lensamedan-diskominfo sumut

LensaMedan – Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution, mengikuti rapat arahan Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatra, Tito Karnavian, secara daring, Kamis (21/5/2026). 

Rapat tersebut membahas Transfer ke Daerah (TKD) bagi daerah terdampak bencana yang hingga kini sebagian masih belum dimanfaatkan.

Sebelumnya, daerah-daerah terdampak banjir dan longsor pada akhir 2025 tidak terkena penyesuaian TKD tahun 2026. Tito Karnavian menegaskan anggaran yang tidak dipotong tersebut harus segera digunakan untuk mitigasi dan penanganan bencana.

Total tambahan TKD untuk tiga Provinsi, yakni Sumut, Sumatera Barat, dan Aceh, serta 52 Kabupaten/Kota mencapai Rp10,6 triliun. Khusus Sumut, alokasi mencapai Rp6,3 triliun yang dibagi untuk Pemprov Sumut dan 18 kabupaten/kota terdampak bencana.

“Ada beberapa daerah yang sudah mendapatkan anggaran tetapi belum juga digunakan, atau belum ada perencanaan. Kami berharap itu segera digunakan, kerjakan apa yang bisa dikerjakan untuk penanganan bencana,” kata Tito Karnavian, melalui video conference dari Jakarta.

Selain itu, Tito Karnavian juga meminta pemerintah daerah segera merealisasikan dana hibah antardaerah terdampak bencana. Pemprov Sumut sendiri akan menghibahkan Rp25 miliar kepada Aceh Tengah untuk penanganan bencana.

“Ini juga mohon disegerakan karena ada daerah-daerah yang walau TKD-nya dikembalikan ke tahun lalu, anggarannya malah turun,” ujar Tito Karnavian.

Menurut Tito Karnavian, saat ini Bappenas tengah menyusun Rencana Induk (Renduk) rehabilitasi daerah terdampak bencana untuk periode 2026-2028. Penyusunan tersebut dilakukan dengan skala prioritas agar penanganan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

“Bappenas sedang menyusun Renduk untuk tahun 2026-2028, tentu dengan skala prioritas. Kita ingin ini cepat selesai, jadi saya mohon untuk bekerja cepat,” katanya. (*)


(Medan)


Belum ada Komentar untuk "Bobby Nasution Ikuti Rapat Percepatan Rehabilitasi Bencana Sumatra"

Posting Komentar

Kolaborasi dengan dengan Industri Aviasi, BEI Canangkan Program Awak Pesawat Investor Saham

Pjs. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyerahkan cendera mata kepada salah satu perwakilan perusahaan saat pencanangan program Awak Pes...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel