Rupiah dan IHSG melemah, Harga Emas masih Bertahan
Uang kertas Rupiah. Di sesi perdagangan pagi Senin (6/4/2026), Rupiah terpuruk di atas 17 ribu per Dolar AS.lensamedan-istLensaMedan - Bursa saham pada perdagangan hari ini mayoritas bergerak mixed dengan kecenderungan mengalami pelemahan.
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sesi pembukaan perdagangan mengalami pelemahan di level 7.001. Bahkan sejauh ini IHSG sudah ditransaksikan di bawah level psikologis 7.000. Tekanan yang dialami IHSG menunjukan bahwa IHSG secara teknikal berpeluang menguji level support 6.930.
Tekanan yang dialami IHSG juga disebabkan oleh memburuknya kinerja mata uang Rupiah yang terpantau bergerak melemah di atas level psikologis 17.000. Pada sesi perdagangan pagi, Rupiah terpuruk ke level 17.005 per Dolar AS, yang turut akan membebani kinerja IHSG maupun pasar keuangan tanah air secara keseluruhan.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, kenaikan harga minyak mentah jenis WTI yang berada dikisaran US$115 per barel menjadi pertanda buruk bagi kinerja pasar keuangan secara menyeluruh.
Tren kenaikan harga minyak mentah terjadi disaat eskalasi perang antara Iran dengan AS dan Israel mengalami peningkatan. Bahkan Presiden AS memberikan ancaman keras ke Iran jika tidak membuka Selat Hormuz hingga batas waktu hari Selasa.
Situasi ini membuat pelaku pasar meyakini bahwa perang belum akan mereda dalam waktu dekat. Geopolitik yang memanas masih akan menjadi isu utama pasar, dan akan kembali mengabaikan sejumlah agenda ekonomi dalam waktu dekat.
“Pekan ini pasar keuangan akan dibayangi sentimen geopolitik yang berpeluang memicu tekanan besar maupun memicu volatilitas yang cukup lebar,” ujar Gunawan di Medan, Senin (6/4/2026).
Di sisi lain harga emas dunia sejauh ini masih bertahan dikisaran US$4.638 per ons troy, atau bergerak stabil dan cenderung menguat dibandingkan dengan perdagangan hari Jumat lalu.
Kinerja harga emas banyak terhimpit sentimen negatif, dan menyisahkan kemungkinan adanya tekanan lanjutan meskipun masih memiliki kesempatan untuk berbtahan di zona hijau. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Rupiah dan IHSG melemah, Harga Emas masih Bertahan"
Posting Komentar