Harapan Perdamaian di Timur Tengah Meredup, IHSG dan Emas Terpuruk
Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan terakhir di pekan ini, IHSG ditutup melemah cukup dalam 2,19% di level 7.026,782. Selama sesi perdagangan berlangsung, IHSG konsisten berada di zona merah.lensamedan-istLensaMedan - Harga emas dunia pada perdagangan sore hari ini mengalami pelemahan hingga ke level US$4.624 per ons troy. Harapan perdamaian pada perang Iran – AS meredup pada perdagangan hari ini.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, pelaku pasar kembali mengkhawatirkan gangguan pasokan minyak global jika perang kian berkecamuk meskipun AS telah memberikan sinyal akan mengakhiri perang dalam dua hingga tiga pekan mendatang.
Di sisi lain Iran membantah klaim AS terkait dengan upaya gencatan senjata. Pasar keuangan merespon negatif klaim masing-masing pihak tersebut.
Bursa saham di Asia kembali ditransaksikan di zona merah, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ditutup melemah cukup dalam 2,19% di level 7.026,782. Selama sesi perdagangan berlangsung, IHSG konsisten berada di zona merah.
“Level terendah yang dicapai pada IHSG di hari ini adalah 7.019, yang bilamana tekanan kembali berlanjut pada perdagangan besok, maka IHSG akan mencoba untuk menembus level psikologis 7.000,” ujar Gunawan di Medan, Kamis (2/4/2026).
Di sisi lain kata Gunawan, mata uang Rupiah kembali ditutup melemah ke level 16.990. Bahkan selama sesi perdagangan berlangsung IHSG sempat ditransaksikan dikisaran harga 17 ribu per Dolar AS.
Tekanan yang dialami Rupiah pada perdagangan hari ini tidak terlepas dari kenaikan kinerja USD Index di level 100.11, yang turut dibarengi dengan kenaikan imbal hasil US Treasury 10 tahun diatas 4,3%.
“Selain dua indikator keuangan tersebut, kembali melonjaknya harga minyak mentah dunia di kisaran US$107 hingga US$108 per barel juga turut memicu koreksi yang terjadi pada sektor keuangan,” pungkasnya. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Harapan Perdamaian di Timur Tengah Meredup, IHSG dan Emas Terpuruk"
Posting Komentar