Rupiah dan IHSG Kembali Melemah, Harga Emas Alami Koreksi Terbatas
Grafik pergerakan IHSG. Di sesi pertama perdagangan Jumat (6/3/2026), IHSG dibuka melemah. Pelemahan ini seiring dengan pelemahan yang terjadi pada bursa saham Asia dan juga AS.lensamedan-istLensaMedan - Data initial jobless claims AS menunjukan kinerja yang sedikit membaik dibawah ekspektasi pasar sebelumnya.
Data klaim penganggran AS membukukan angka sebanyak 213 ribu dibandingkan dengan ekspektasi sebanyak 215 ribu.
Data tersebut tidak banyak memberikan perubahan terhadap kineja pasar saham AS, termasuk
Bursa sahan Dow Jones yang ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Tidak jauh berbeda dengan bursa saham di AS, mayoritas bursa saham di Asia pada perdagangan hari ini juga mengalami pelemahan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga turut ditutup melemah di level 7.699.
"Kinerja IHSG ditransaksikan melemah ditengah memburuknya sentimen regional Asia," ujar Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, di Medan, Jumat (6/3/2026).
Dari tanah air, rilis data neraca perdagangan akan tersaji pada perdagangan hari ini.
Data cadangan devisa yang mengalami peningkatan akan meredam kekhawatiran pasar, setelah terjadi kenaikan harga minyak mentah dunia serta tekanan Rupiah yang dipicu perang.
Mata uang Rupiah pada perdagangan hari ini ditransaksikan melemah ke level 16.910 per Dolar AS.
Gunawan menilai, perang yang masih berlanjut masih menjadi katalis negatif bagi pasar keuangan secara keseluruhan.
Dampaknya sangat dirasakan pada harga emas sejauh ini.
Perang masih konsisten berjalan sejauh ini mampu menjaga harga emas diatas US$5.100 per ons troy.
Harga emas sediit tertekan setelah kenaikan harga miyak mentah mendorong terjadinya inflasi, dan menguntungkan Dolar AS karena ada kemungkinan penundaan pemotongan bunga acuan.
Sejauh ini harga emas masih bertahan di kisaran Rp2,8 juta per gram dengan kecenderugan melemah tipis.
Jika perang masih berlanjut maka secara fundamental emas memiliki kesempatan untuk lanjutkan penguatan.
"Harga emas kedepan masih sangat dinamis ditengah berkecamuknya perang," katanya. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Rupiah dan IHSG Kembali Melemah, Harga Emas Alami Koreksi Terbatas"
Posting Komentar