Jelang Ramadan, Satgas Pangan Lakukan 15.923 Pengawasan dan Layangkan 207 Teguran

Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, saat memberika keterangan terkait kegiatan pemantauan harga dan distribusi pangan selama periode 5–16 Februari 2026.lensamedan-ist

LensaMedan - Satgas Pangan Polri mencatat telah melaksanakan 15.923 kegiatan pemantauan harga dan distribusi pangan selama periode 5–16 Februari 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga, ketersediaan, serta mutu pangan menjelang Ramadan.

Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, mengatakan, pengawasan dilakukan bersama kementerian dan lembaga yang tergabung dalam Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Pemantauan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari produsen, distributor, ritel modern, pasar rakyat hingga pengecer,” ujar Brigjen Pol. Ade Safri, Rabu (18/2/2026).

Dari hasil pengawasan tersebut, petugas menerbitkan 207 surat teguran kepada pelaku usaha yang terbukti melakukan pelanggaran. Selain itu, dilakukan 32 uji sampel produk pangan guna memastikan keamanan dan mutu barang yang beredar di pasaran.

Satgas Pangan juga merekomendasikan pencabutan satu izin usaha serta dua izin edar produk yang tidak memenuhi ketentuan.

Brigjen Pol. Ade Safri menegaskan, pengawasan akan terus diperketat menjelang Ramadan dan Idulfitri guna mencegah praktik penimbunan serta permainan harga yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Pengawasan ini untuk memastikan harga tetap stabil dan pasokan pangan aman selama meningkatnya permintaan kebutuhan pokok,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang. (*)



(Jakarta)

Belum ada Komentar untuk "Jelang Ramadan, Satgas Pangan Lakukan 15.923 Pengawasan dan Layangkan 207 Teguran"

Posting Komentar

Perkuat Sistem Kesehatan Nasional, Kemenkes-WHO Tandatangani Grant Agreement Biennium 2026-2027

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama World Health Organization (WHO) resmi menandatangani Grant Agreement dan Joint Workplan WHO...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel