Sinergi Membangun Medan, Rico Waas Dorong MTPI Jadi Pilar Keagamaan dan Ekonomi Perempuan
LensaMedan - Menjadi wadah yang membawa manfaat besar merupakan harapan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas kepada Majelis Taklim Perempuan Indonesia (MTPI) Kota Medan, khususnya dalam peningkatan kualitas iman, takwa, serta kesejahteraan keluarga.
Hal ini disampaikan Rico Waas saat menghadiri salat Tasbih dan Peringatan Nuzulul Qur'an yang digelar PD MTPI Kota Medan di Masjid Kampus UISU, jalan Sisingamangaraja, Medan Kota, Sabtu (14/3/26).
Rico Waas juga berharap MTPI Kota Medan dibawah kepemimpinan Ibu Aminah Yunus Rasyid dapat terus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemaslahatan kaum perempuan di Kota Medan.
"Semoga MTPI menjadi wadah yang membawa manfaat besar bagi perempuan, khususnya dalam peningkatan kualitas iman, taqwa, serta kesejahteraan keluarga", kata Rico Waas.
Menurut Rico Waas, Pemko Medan mendukung setiap kegiatan yang bermanfaat dan berdampak baik kepada masyarakat.
"Aula di kantor Kecamatan di Kota Medan dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan dan pertemuan. Selain itu bisa juga dimanfaatkan untuk kegiatan pelatihan ibu-ibu di bidang UMKM," jelas Rico Waas.
Dijelaskan Rico Waas, nantinya Pemko Medan melalui Dinas terkait akan mengirimkan pelatih langsung ke kecamatan-kecamatan. Dalam pelatihan nantinya akan difokuskan pada peningkatan kualitas produksi meliputi bidang kuliner, menjahit, hingga pembuatan kerajinan tangan seperti tas.
"Tidak hanya keimanan, kita juga dorong ibu-ibu untuk dapat berperan dalam meningkatkan ekonomi melalui kemampuan yang dimiliki," ujar Rico Waas.
"Dalam pembangunan kota Medan diperlukan dukungan masyarakat termasuk ibu-ibu pengajian MTPI. Tahun ini Pemko Medan memiliki program PKH Medan Makmur yang diperuntukkan bagi lansia dan disabilitas. Program ini merupakan lanjutan dari PKH yang disalurkan Pemerintah Pusat," tandas Rico Waas.
(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Sinergi Membangun Medan, Rico Waas Dorong MTPI Jadi Pilar Keagamaan dan Ekonomi Perempuan"
Posting Komentar