Disperindag Sumut Siap Gelar Pasar Murah Khusus Minyak Goreng


Lensamedan - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Utara (Sumut) memastikan siap menjalankan perintah Presiden Joko Widodo untuk menggelar pasar murah minyak goreng seharga Rp14.000 per liter. 

Bahkan menurut Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag) Sumut Barita Sihite, pihaknya telah menggelar 2 tahapan pasar murah khusus migor di 99 titik tersebar di 11 kabupaten/kota di Sumut. 

Arahan Presiden tersebut telah dilakukan di Provinsi Sumut sebelum Natal yakni pada Desember 2021 lalu dengan menggandeng Kodam I/BB, Polda Sumut dan 3 produsen migor terkemuka di Sumut, yakni PT Musim Mas, PT Wilmar Nabati Indonesia dan Permata Hijau Grup (PHG). 

"Tahapan I kita ada total 30 ribu liter migor yang tersalurkan dengan harga Rp15.000 per liter yang kita gelar di 15 lokasi di 11 kabupaten/kota. Tahapan II ada total Rp272.500 liter migor yang dijual dengan harga Rp14.000 per liter yang kita gelar di 84 lokasi di 4 kabupaten/kota," jelasnya di Medan, Rabu (5/1/2022).

Menurut Barita, distributor migor tersebut sudah diberikan kuota dari Kementrian Perdagangan. 

"Nah saat ini kita juga sedang berkordinasi untuk tahapan ketiga untuk langkah-langkah yang harus disingkronkan sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Maka akan kita tindak lanjuti. Ini sangat urgent sampai Pak Presiden turun tangan," jelasnya. 

Untuk diketahui, menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo, Kementerian Perdagangan berkomitmen memastikan stok minyak goreng tetap tersedia secara nasional dengan harga yang terjangkau. Penyaluran minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp14.000 per liter yang selama masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, telah dilakukan melalui ritel modern, akan diperluas melalui pasar tradisional dan tetap melaksanakan operasi pasar. 

“Kami memastikan stok minyak goreng tetap tersedia dengan harga terjangkau sehingga masyarakat dapat memperoleh minyak goreng di semua pasar baik ritel modern maupun di pasar tradisional,” tegas Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melalui keterangan tertulisnya, Selasa (4/1/2022). 

Menurut Mendag Lutfi, penyediaan minyak goreng kemasan sederhana merupakan respons pemerintah terhadap kenaikan harga minyak goreng belakangan ini. Untuk memastikan keberlanjutan ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp14.000 per liter, pemerintah akan menggunakan instrumen subsidi yang berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit. 

“Pemerintah, di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian akan menggunakan dana pengelolaan BPDP KS untuk kebutuhan pangan, khususnya dalam rangka menstabilkan harga minyak goreng,” ujar Mendag. 

Di samping itu, Kementerian Perdagangan telah melakukan koordinasi dengan produsen dan distributor serta pemerintah daerah untuk terus memastikan ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional sehingga tidak terjadi kelangkaan di pasar. 

“Kami juga meminta Pemerintah Daerah, khususnya dinas yang membidangi perdagangan untuk melakukan operasi pasar minyak goreng di wilayah masing-masing, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” tambah Mendag. (*)


(Medan) 


Belum ada Komentar untuk "Disperindag Sumut Siap Gelar Pasar Murah Khusus Minyak Goreng "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel