Ini 10 Kota Dermawan Indonesia Versi ACT, Apakah Kota Medan Termasuk?

Berikut 10
kota dermawan versi ACT selama 2020 :
1. Jakarta Selatan
Sebagai
salah satu kota yang terkenal menjadi tempat nongkrong dan pusat bisnis, Jakarta Selatan memiliki banyak lokasi
strategis untuk bergaul dan membangun relasi bagi milenial. Sebagian besar
orang mengetahui bahwa kawasan ini pun menjadi salah satu kawasan elit di
Indonesia. Namun, siapa sangka selama masa pandemi, warga Jakarta Selatan
adalah yang paling dermawan. Berdasarkan data survei ACT dari donor yang
terlibat dalam kedermawanan, terdapat 5.523 donatur yang terlibat dalam
penggalangan dana melalui ACT. Perolehan donasi yang terkumpul pun cukup besar,
yaitu sekitar Rp290 miliar. Membanggakan!
2. Jakarta Timur
Fasilitas
Jakarta Timur semakin berkembang dan mampu bersaing dengan wilayah tetangganya
seperti Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Hal ini dilakukan demi memenuhi
kebutuhan gaya hidup dan hiburan bagi para warganya. Dengan jumlah penduduk
lebih dari 3 juta jiwa, Jakarta Timur menjadi salah satu kawasan strategis
dalam kegiatan ekonomi di DKI Jakarta. Sebagai lokasi yang semakin berkembang,
terdapat 3.725 donatur dengan jumlah total donasi 26 miliar selama pandemi ini.
3. Tangerang Selatan
Siapa yang
tak kenal dengan Kota Tangerang Selatan? Setelah diresmikan pada 2008,
Tangerang Selatan mengalami banyak perubahan yang signifikan. Pengembangan
lokasi pariwisata, pusat belanja, pusat kuliner, destinasi wisata, serta
gedung-gedung pemerintahan dikelola dan dikembangkan dengan cepat. Saat ini,
Tangerang Selatan sudah sangat ramai, bukan hanya penduduk asli yang tinggal di
sana, akan tetapi banyak pendatang yang menetap untuk mencari peluang usaha
atau pekerjaan baru. Dengan perkembangan yang sangat pesat ini, diharapkan
Tangsel mampu menjadi salah satu kota terbaik di Indonesia.
Siapa sangka
meskipun menjadi tempat yang cukup tinggi persaingannya, para warganya sangat
dermawan. Terbukti, di tengah pandemi lebih dari 3 ribu donatur menyalurkan
amanah terbaik untuk bencana dalam negeri hingga berbagai penjuru dunia. ACT
mencatat, perolehan donasi yang terkumpul selama 2020 adalah sekitar Rp 31
miliar. Apakah kamu termasuk warga Tangsel?
4. Semarang
Apa yang
menarik dari Semarang selain lumpia? Kalau sedang berkunjung ke kota
metropolitan terbesar kelima di Indonesia ini, ada banyak hal lain yang bisa
dijelajah selain enaknya lumpia. Kota berpenduduk sekitar 2 juta jiwa ini punya
banyak tempat untuk dikunjungi.
Memiliki
luas 373,8 km², beberapa ikon Kota Semarang yang berdiri tegak salah satunya
ialah Kelenteng Sam Po Kong. Tempat tersebut merupakan bekas persinggahan dan
pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok yang bernama Zheng He/Cheng Ho.
Selain itu, terdapat juga Lawang Sewu, tempat wisata yang dikenal angker.
Namun, terlepas dari predikat angkernya, Lawang Sewu juga punya makna sejarah.
Selain pernah menjadi bangunan pemerintahan Belanda, Lawang Sewu rupanya juga
menjadi penjara paling kejam pada masa penjajahan Jepang.
Dengan
segala khasnya, Semarang menjadi salah satu destinasi wisata andalan para
pelancong. Namun, di tahun 2020, meski minim kunjungan dari para wisatawan di
tengah pandemi, Kota Semarang masuk dalam 10 kota dermawan versi Aksi Cepat
Tanggap (ACT). Dengan jumlah donatur 2.666 orang, donasi yang terkumpul adalah
sebanyak Rp 24 miliar. Luar biasa!
5. Medan
Medan
merupakan ibu kota Sumatra Utara yang menjadi pusat ekonomi dan pusat
komersial. Kota Medan sekarang sudah bertumbuh menjadi salah satu kota
metropolis terbesar ketiga setelah Jakarta dan Surabaya. Lantaran keragaman
etnis yang ada, Medan juga dikenal sebagai salah satu pusat kuliner lezat yang
kaya dengan banyak rasa.
Dilihat dari
penduduknya, Medan ternyata tidak hanya diisi oleh oleh suku Batak saja, namun
di sini kamu juga akan menemui banyak sekali orang Jawa, Tionghoa, Minangkabau,
sampai Tamil atau India Indonesia.
Tak hanya
tentang makanan dan obyek wisata, warga Medan sendiri yang sangat unik dan
berkarakter. Selain unik, Medan termasuk dalam top 5 kota paling dermawan versi
Aksi Cepat Tanggap. Hal ini karena, sekira 2.300 donatur terlibat selama masa
pandemi ini. Di tahun 2020, sebanyak Rp 23,7 miliar terkumpul untuk membantu
sesama baik di Indonesia maupun global melalui berbagai kampanye program
kemanusiaan bersama ACT.
6. Depok
Depok pada
masa lampau dikenal dengan sebuah akronim yang kepanjangannya adalah De Eerste
Protestantie Organisatie van Christenen. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa
Indonesia, berarti Organisasi Kristen Protestan Pertama. Dulu Kota Depok dan
sekitarnya merupakan milik dari Cornelis Chastelein, seorang tuan tanah
pengusaha yang anti perbudakan, dikenal memiliki ratusan budak, yang kemudian
membebaskan para budak menjadi golongan merdeka (Mardijker). Golongan bekas
budak ini diberi sebutan dengan Belanda-Depok.
Di masa Orde
baru, tepatnya pada 1980, Depok merupakan kepanjangan dari Daerah Elit
Perumahan Orang Kaya. Namun, sebenarnya Arti dari Depok adalah Kampung Halaman.
Ada beberapa julukan unik juga pada Kota Depok, yaitu Kota belimbing, Kota
petir, dan Kota layangan.
Selain
mempunyai kekhasan tersebut, di tengah pandemi ini warga Depok turut
menyumbangkan sebanyak Rp 21,6 miliar rupiah! Siapa nih warga Depok? Tak heran
kalau dulu muncul singkatan Depok yaitu Daerah Elit Pemukiman Orang Kota. Tidak
hanya elit, mereka juga dermawan!
7. Yogyakarta
Kota
Yogyakarta merupakan penggoda ulung yang pandai memikat hati siapa saja yang
datang berkunjung. Dalam waktu singkat saja, ada begitu banyak orang dibuat
jatuh cinta olehnya, mulai dari kesederhanaan, keramahan, seni dan budaya,
kuliner hingga ritme hidup yang berbeda dan khas.
Kesan
pertama yang Anda rasakan selama berada di Yogyakarta adalah sederhana dan
ramah. Kota yang satu ini tahu betul caranya mengambil hati tiap orang yang
datang. Terlebih, tidak hanya terkenal ramah para warganya juga dikenal
dermawan. Di tahun 2020, meskipun ekonomi sedang tidak baik-baik saja, ada
sekitar 2.600 donatur yang ikut meramaikan campaign kemanusiaan bersama ACT.
Hingga terkumpul sebanyak Rp 13,5 miliar selama masa pandemi. Yogyakarta selalu
dan tetap istimewa. Istimewa negerinya, istimewa orangnya. Jika sudah begini,
bagaimana kita tak jatuh cinta pada Yogyakarta?
8. Padang
Kalau soal
makanan khas, Padang juaranya. Selain rendang, Padang juga punya makanan lain
yang tak kalah lezat. Di balik terkenalnya Padang sebagai tempat wisata kuliner
dan masyarakatnya yang agamis, Padang juga menjadi salah satu kota dermawan
yang aktif memberikan donasi selama masa pandemi ini.
Menjelang
akhir tahun 2020, Kota Padang mendapat apresiasi dari Aksi Cepat Tanggap (ACT)
sebagai Kota Dermawan. Hal ini dikarenakan di tahun 2020, masyarakat Kota
Padang mengamanahkan donasinya untuk Palestina, Rohingya, dan Lebanon dan berbagai
program kemanusiaan lainnya melalui ACT Sumatra Barat, dengan total lebih dari
Rp13 miliar. Yang paling membanggakan, Wali Kota Padang hadir di beberapa acara
peluncuran program-program kemanusiaan ACT sekaligus mengajak seluruh
masyarakat Indonesia, khususnya Padang, untuk bersama-sama berderma. Bisa jadi
contoh nih!
9. Bandung
Sebagai kota
metropolitan paling terkenal se-Jawa Barat sekaligus merupakan ibu kotanya,
Bandung merupakan salah satu kota yang paling sering dikunjungi. Kota dengan
populasi 2,3 juta penduduk ini terbilang indah dari segala sisi. Dari sisi
sejarah, Bandung pernah menjadi saksi bisu akan peristiwa Lautan Api. Pada
tanggal 23 Maret puluhan tahun lalu, Bandung pernah dibakar oleh rakyat
Indonesia yang tidak rela memberikan kotanya kepada Belanda dalam keadaan utuh.
Sebuah monumen setinggi 45 meter pun dibuat untuk memperingatinya. Monumen ini
juga dijadikan ikon Kota Bandung.
Tidak hanya
dikenal sebagai kota hits dan acuan untuk industri seni, model, dan kebaruan
tren bagi kalangan anak muda, warga Kota Bandung juga dermawan. Buktinya,
selama 2020 lalu ada sebanyak 2.431 orang yang terlibat aktif dalam kampanye
kemanusiaan yang dilakukan ACT, hingga terkumpul sekira Rp16 miliar. Meskipun
sentra hiburan dan wisata mereka menurun drastis, mereka tetap berderma di kala
pandemi. Salut!
10. Bandar Lampung
Provinsi
dengan ibu kota Bandar Lampung ini menjadi gerbang masuk terdekat dari Pulau
Jawa. Lampung tidak kalah eloknya dengan wilayah-wilayah lain di Indonesia.
Selain keragaman kuliner, budaya dan seni yang dimiliki provinsi ini pun unik
dan memperkaya kebudayaan bangsa. Lampung juga terkenal memiliki makanan khas
yang terkenal lezat. Jadi, ketika Anda berwisata ke Lampung, jangan lewatkan
untuk mencicipi makanan khas Lampung yang cukup populer. Anda bisa mencicipi
kue-kue yang bisa dibawa untuk oleh-oleh, hingga makanan tradisional yang
lezat.
Di samping
terkenal dengan ragam wisata dan kuliner, Kota Bandar Lampung juga masuk dalam
top 10 kota paling dermawan. Hal ini berdasarkan data dari ACT, terdapat 2.757
donatur yang terlibat dalam penggalangan dana selama masa pandemi 2020.
Perolehan donasi yang terkumpul pun cukup besar yaitu sejumlah Rp9,5 miliar!
Itulah 10
kota dermawan versi Aksi Cepat Tanggap. Pandemi tak menyurutkan semangat
berbagi warga di puluhan kota di Indonesia. Jejak kedermawanan masyarakat
Indonesia terekam dalam aksi-aksi kemanusiaan di tanah air. Kedermawanan itu
pun berlanjut hingga kini, seperti yang tercatat dalam laman Indonesia
Dermawan, situs urun dana untuk membantu saudara sebangsa maupun mancanegara
yang membutuhkan bantuan.
Sebagai
crowdfunding untuk menghimpun dana dari khalayak ramai, Indonesia Dermawan
memberikan pilihan program kemanusiaan dari dalam dan luar negeri serta metode
pembayaran yang memudahkan donatur dan calon donatur untuk menyebarkan
kepedulian melalui Aksi Cepat Tanggap. Dengan semangat Indonesia Dermawan,
Yuk!Mari wujudkan kota dan bangsa terbaik, bangsa yang berjiwa dermawan.
www.Indonesiadermawan.id. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Ini 10 Kota Dermawan Indonesia Versi ACT, Apakah Kota Medan Termasuk? "
Posting Komentar