2020, Volume Ekspor Karet Alam Sumut Turun 7,3 Persen

Lensamedan- Volume ekspor karet alam asal Sumatera Utara (Sumut) di sepanjang tahun 2020 mengalami penurunan. Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatera Utara (Sumut) mencatat, terjadi penurunan 7,6 persen jika dibandingkan tahun 2019 atau sebesar 380.005 ton, sementara untuk penjualan lokal tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 6% menjadi 47.928 ton.

“Secara keseluruhan, total penjualan baik untuk  ekspor mau pun  lokal tahun 2020 mengalami penurunan 7,3% menjadi 427.933 ton dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar sekretaris Gapkindo Sumut Edy Irwansyah lewat pesan singkat, Sabtu (16/1/2021) .

 

Edy mengatakan, selain dikarenakan pandemi Covid-19 yang menjadi faktor utama, penurunan volume eskpor juga sedikit dipengaruhi oleh penundaan pengapalan (delay shipment) yang terjadi pada periode November-Desember 2020.

“Karena pihak buyer harus menyesuaikan ketersediaan kontainer dari shipping company,” kata Edy.

Disebutkannya, penurunan volume ekspor tertinggi terjadi di bulan Mei yang hanya sebanyak 14.975 ton. Sementara yang tertinggi di bulan Oktober yang sebanyak 40.543 ton.

“Dan ekspor karet kita itu terbanyak masih ke  lima negara tujuan utama ekspor yakni  Jepang (21,8%), USA (15,7%), China (12,5%), India (7,5%), dan Brazil (7,1%),” sebutnya.

Sementara untuk rata-rata harga karet TSR20 di tahun 2020, terjadi penurunan harga hingga 6,3% menjadi 131,7 sen AS dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pada perdagangan 14 Januari, harga TSR20 untuk kontrak Pebruari tercatat 156 sen AS. Penurunan harga pada tahun 2020 utamanya juga diakibatkan pandemi Covid-19,” terangnya.

Di tahun 2021 ini, Edy mengatakan pihaknya optimis volume ekspor karet alam ada peluang tumbuh berkisar 3 persen dari pencapaian tahun 2020.  Optimisme ini berdasarkan kepada mulai membaiknya kegiatan industri dunia.

“Hal ini sejalan adanya pengendalian Covid-19 dengan vaksinasi yang sudah mulai dijalankan di beberapa negara,” tutupnya. 


(Medan)
 

Belum ada Komentar untuk " 2020, Volume Ekspor Karet Alam Sumut Turun 7,3 Persen"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel