Melonjak Tajam, Kini Harga Telur Sentuh Rp2000 Per Butir

Lensamedan- Harga telur ayam mulai melonjak naik seiring semakin dekatnya perayaan natal.

Andri Ginting, salah seorang distributor telur, kenaikan harga telur sudah terjadi sejak seminggu terakhir, dimana  kenaikannya pun bertahap, tidak sekaligus naik.

"Ada yang naik Rp20 per butir, tapi pernah juga langsung Rp40 per butir," ujar Andri Ginting, Sabtu (19/12/2020).

Andri mengatakan, biasanya ia menjual ke tingkat grosir di harga Rp36 ribu per papan, dimana 1 papan berisi 30 butir. Tapi sekarang, ia menjual di harga Rp48 ribu per papan.

"Jadi mau gak mau terpaksa margin yang kita kurangi, karena gak mungkin kita jual lebih mahal lagi," sebutnya.

Sejauh ini katanya, tidak ada alasan pasti mengapa harga telur dari kandang bisa naik.

"Tetapi santer kami dengar isu, karena harga pakan ternak yang naik," kata Andri yang mengambil telur dari kawasan Binjai.

Untungnya sejauh ini sebut Andri, pasokan telur dari kandang masih sesuai jatah, sehingga ia tidak kesulitan memenuhi permintaan dari grosir langganan.

"Setidaknya dalam sepekan, aku tetap bisa kirim 1400 papan ke Karo, daerah utama pemasaranku," tambahnya.

Kenaikan harga telur juga mulai mengganggu perputaran usaha roti yang dijalankan Rita Hutabarat. Harga telur yang naik, membuat  ia harus rela mengurangi margin.

"Yah karena kita sudah duluan umumkan harga, jadi mau gak mau yah kita harus iklaslah keuntungan berkurang. Syukur-syukur gak rugi," kata Rita.

Syukurnya kata Rita, pasokan telur di sekitar tempat usahanya tidak susah didapat.

"Jadi pesanan  kue yang sudah aku terima tetap bisa aku penuhi," katanya lagi.

Dari pantauan, harga di tingkat pengecer sudah mencapai Rp2000 perbutir, dari sebelumnya Rp1300 perbutir. (Red)

(Medan)
 

Belum ada Komentar untuk "Melonjak Tajam, Kini Harga Telur Sentuh Rp2000 Per Butir"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel