Kabupaten Batu Bara Akan Segera Memiliki Terminal Tipe C


Lensamedan -

DinasPerhubungan (Dishub) kabupaten Batu Bara sudah mengantongi restu dariPemerintah kabupaten (Pemkab) Batu Bara  untuk mengalokasikan anggaranrenovasi dan perbaikan terminal bus  yang telah selesaidikelola  saat ini.

Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Batu Bara Jones Marpaung, saat di temui di ruang kerjanya, Rabu (03/06/2020) menuturkan, pihaknya tengah merencanakan renovasi terminal tipe C  yang dikelola Dishub Batu Bara.

"Selama ini Dishub Batu Bara minim anggaran, di tahun2020 mungkin akan dapat alokasi anggaran yang memadai sekitar Rp 900 juta dari APBD kabupaten Batu Bara kalau tidak di sedot anggarannya oleh pandemi covid-19.

Kita harapkan, terminal tipe C kedepan selain terminal menjadi parkir khusus yang di peruntukan nanti untuk menghalau bus-bus jangan lagi masuk ke ujung boom, yang nantinya roda enam ke atas masuk ke parkir khusus yang notabenenya terminal tipe C.

Menurutnya, jadi kalau truk atau mobil  angkutan barang masuk ke terminal tapi dengan tujuan ke parkir khusus yang di adakan oleh Dishub Batu Bara sebagai rekayasa lalu lintas.

”Rekayasa yang di lakukan  Dishub  Batu Bara untuk menghindari  kemacetan  dan kesemrawutan di  kota Tanjung Tiram  hanya berada bersekitar 700 meter - 800  meter sehinggatidak layak  tempat  bongkar muat yang masuk  ke  ujung boom,” ujarnya.

Dengan  demikian  kota  Tanjung Tiram akan  tertata dengan  sendirinya  kalau tidak ada di sana DLLAJ atau  mobil angkutan yang tidak pada  posisinya.

“Boleh disitu masuk  roda empat  silahkan monggo, parkirlah  pada tempat yang telah di tentukan  oleh Dishub Batu Bara,” ucap Jones.

Di katakannya, terminal tipe C sebagai titik nol pada Dishub Batu Bara, dan terminal itu merupakan rumah bagi Dishub, bagai mana kami untuk menata, sembari kami (Dishub -red) mencari tempat atau daerah lain seperti di Pagurawan kemungkinan juga akan di dirikan terminal tipe C mengingat anggarannya nanti.

Terminal ini fungsinya sebagai pusat, jadi yang berlalu lalang di wilayah Tanjung Tiram sekitarnya. Maka nanti kita harus wajibkan pengendara mobil atau pun truk membayar TPR sekitar Rp 1000 – Rp 2000 sebagai sumbangsih dari pengusaha transportasi untuk membangun kabupaten Batu Bara.

"Jadi kalau tidak ada terminal, maka kewenangan Dishub untuk mengutip retribusi tidak ada, karena tidak di fasilitasi namanya titik nol itulah yang disebut terminal.“Kalau di laut disebut dermaga, kalau di udara itukan airport atau pun bandara,” kata Jones.

Lebih lanjut dikatakannya, alangkah malunya kita, kabupaten Batu Bara Batu Bara lebih kurang berusia 15 tahun tidak memiliki terminal, minimal bisa di gunakan sebagai standar pelayanan.

”Maka itulah kita giat dengan anggaran yang sangat minim harus bisa maksimalkan nya,” pungkasnya. Dia menyayangkan karena selama ini  terminal yang berada di Desa Kampung Ialang kecamatan Tanjung Tiram yang masih belum baik dari sisi infrastruktur maupun pelaksanaannya. 

Klaimnya, kebutuhan anggaran tersebut sudah direstui APBD kabupaten Batu Bara sekitar Rp 900 juta saat ini, kalau nanti tidak di sedot anggaranya oleh pandemi covid-19.

"Jadi memang kami terima kasih atas sudah dialokasi anggarannya oleh APBD kabupaten Batu Bara,”terangnya.Dia meyakini dengan perbaikan terminal yang terus dilakukan bus akan menjadi angkutan yang baik bagi masyarakat.

"Bus ini dalam pemikiran saya adalah satu angkutan massal yang paling ideal karena satu dia dimiliki oleh banyak orang, ada perusahaan besar ada yang kecil, ” jelasnya. (Erwin)

Belum ada Komentar untuk "Kabupaten Batu Bara Akan Segera Memiliki Terminal Tipe C"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel