Akhyar Nasution : Jangan Nafsu Kali Mau Banyak Dapat Duit


Lensamedan- Pelaksana tugas Wali Kota Akhyar Nasution meminta agar seluruh pengelola pusat perbelanjaan modern untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. Ini untuk mencegah munculnya potensi tempat penyebaran baru.

"Jangan nafsu kali mau banyak-banyak dapat duit. Ikuti protokol kesehatan, sudah ada korban sekarang. Ayok, daripada nanti orang tidak jadi datang ke sana, ruginya lebih luar biasa," kata Akyar Nasution seusai menyaksikan penyerahan bantuan penanggulangan Covid-19 bagi masyarakat Lingkungan 12 Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas, Selasa (19/5/2020).

Akhyar tak peduli jika ucapannya tersebut dinilai sebagian masyarakat kasar. Karena tujuan utamanya adalah memutus rantai penyebaran covid-19 di Kota Medan.

"Kita tidak lagi bermain- main di sini. Ini menjadi klaster baru penyebaran virus di kota Medan," sebutnya.

Pada Selasa pagi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan melakukan rapid test terhadap 130 karyawan Berastagi Supermarket di jalan Gatot Subroto.

Sekretaris GTPP Covid-19 kota Medan Edwin Effendi mengatakan, rapid test ini untuk mencari data ada tidaknya pegawai yang positif Covid-19.

"Jadi, satu pegawai mereka kan sudah positif Covid-19 berdasarkan hasil swab. Jadi kami mencari ada tidaknya pegawai yang melakukan kontak erat dengan pasien yang terindikasi positif lewat rapid test," ujar Edwin Effendi di sela-sela pelaksanaan rapid test di jalan Panci, Medan.

Dari hasil rapid test ini kata Edwin, jika mengindikasikan positif maka akan dilakukan swab untuk memastikan covid positif atau tidak.

"Nanti sambil menunggu hasil swab, pegawai yang terindikasi positif Covid berdasarkan hasil rapid akan kita isolasi," kata Edwin.

Dari hasil rapid test yang dilakukan, 14 diantaranya memberikan reaktif covid-19. 

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Akhyar Nasution : Jangan Nafsu Kali Mau Banyak Dapat Duit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel