Mulai Tahun ini, BPS Pakai Diagram Timbang IHK Dan NTP Yang Baru Dimutakhirkan


Lensamedan- Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) melakukan sosialisasi pemutakhiran diagram timbang untuk mengukur Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Nilai Tukar Petani (NTP) yang diumumkan setiap bulan. Pengukuran ini nantinya akan menggunakan tahun dasar 2018.

Kepala bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Sumatera Utara Dinar Butar-Butar mengatakan, pada diagram timbang berdasarkan tahun 2018, ada sejumlah hal yang membedakan, mulai dari metodologi yang digunakan, cakupan, dan juga jumlah komoditas yang digunakan untuk mengukur.

"Selama ini kan kita pakai tahun dasar 2012. Tetapi ke depan kita akan pakai tahun dasar 2018, sehngga ada beberapa hal yang berubah," ujar Dinar Butar-Butar seusai membuka kegiatan Sosialisasi Pemutakhiran Diagram Timbang IHK dan NTP yang digelar di kantor BPS Provinsi Sumatera Utara, Kamis (30/1/2020).

Dinar mengatakan, secara nasional ada pengurangan jumlah komoditas yang dihitung, dari 859 komoditas menjadi 835 komoditas. Sementara untuk kota-kota yang masuk IHK, akan mengalami pertambahan mau pun pengurangan.

"Untuk kota Medan, ada penurunan dari 399 komoditas menjadi 378 komoditas, sementara untuk Sibolga, Pematangsiantar dan Padangsidempuan mengalami kenaikan, " kata Dinar.

Lebih lanjut Dinar menjelaskan, untuk penghitungan NTP juga ada perubahan, seperti pertambahan jumlah sampel, penghitungan nilai yang dibayar petani menggunakan hasil survei sendiri dan tidak lagi berdasarkan susenas.

"Kalau untuk NTP, kita menggunakan hasil survei sendiri dan tidak lagi berdasarkan susenas. Tetapi metodologi yang kita pakai tetap, selain itu, kita juga mulai masukkan konsumsi rumah tangga sebagai komponen yang dihitung" pungkasnya. 



(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Mulai Tahun ini, BPS Pakai Diagram Timbang IHK Dan NTP Yang Baru Dimutakhirkan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel