The Fed Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Terpuruk Dekati 17.400 Per Dolar AS

Uang kertas Rupiah. Di sesi pembukaan perdagangan Kamis (30/4/20026), Rupiah dibuka melemah di level 17.360 per Dolar AS.lensamedan-ist

LensaMedan - Bank Sentral AS atau The Fed mempertahankan besaran bunga acuannya di level 3.75%. Kebijakan moneter The Fed tersebut diambil jelang rencana pergantian Gubernur Bank Sentral AS. 

Kebijakan The Fed yang mempertahankan bunga acuan seakan menegaskan bahwa ancaman inflasi AS masih tinggi, terlebih disaat AS terlibat secara langsung perang dengan Iran.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, harga minyak mentah dunia yang mengalami kenaikan menjadi salah satu pemicu tingginya inflasi. 

Kebijakan The Fed yang mempertahankan bunga acuan juga menegaskan bahwa The Fed masih sangat hati-hati. Pasar akan melihat adanya kecenderungan kebijakan Bank Sentral di dunia yang cenderung hawkish. 

Kebijakan The Fed tersebut memperburuk kinerja mata uang Rupiah pada hari ini yang sudah terlihat di sesi pembukaan dengan ditransaksikan melemah ke level 17.360 per Dolar AS. 

“Pelemahan ini akan memberikan multiplier efek besar terhadap tekanan fiskal, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga potensi lompatan harga kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujar Gunawan di Medan, Kamis (30/4/2026). 

IHSG pada sesi perdagangan pagi ini yang sempat dibuka menguat di level 7.103, saat ini justru berbalik arah dan diperdagangkan di zona merah. Sejauh ini IHSG melemah dan mendekati level psikologis 7.000. 

Peluang IHSG untuk menembus level psikologis tersebut dinilai Gunawan sangat terbuka, ditengah kinerja pasar saham di Asia yang justru bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. 

“Pelemahan Rupiah akan menjadi beban tersendiri bagi IHSG, ditambah dengan sentimen dimana harga minyak mentah dunia juga masih bertahan di atas level US$100 per barel,” sebutnya.

Sementara itu harga emas dunia ditransaksikan relatif stabil dikisaran US$4.568 per ons troy, atau sekitar Rp2,56 juta per gram. 

Secara teknikal harga emas akan mampu bertahan dari tekanan fundamental, khususnya dari keputusan The Fed yang menahan suku bunga. (juli simanjuntak)


(Medan)

 

Belum ada Komentar untuk "The Fed Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Terpuruk Dekati 17.400 Per Dolar AS"

Posting Komentar

Permudah Akses BBM Nelayan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Resmikan SPBU di Aceh Selatan

Operator SPBU Nelayan 18.237.014 melayani konsumen yang datang membeli BBM dengan menggunakan jerigen. SPBU yang dikelola Koperasi KNTI Aceh...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel