Perang di Timur Tengah Meluas, Pasar Keuangan Hingga Emas Parkir di Zona Merah
Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan Jumat (13/3/2026), IHSG ditutup di zona merah.lensamedan-istLensaMedan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup di level terlemahnya, dengan membukukan koreksi 3,05% di level 7.137,212.
Selama sesi perdagangan berlangsung, IHSG sepenuhnya berada di zona merah.Saham-saham berkapitalisasi besar seperti BUMI, BMRI, BBCA, BBNI, PTRO, TLKM hingga ANTM memberikan kontribusi terhadap pelemahan IHSG pada akhir pekan ini.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, keterpurukan IHSG sejalan dengan memburuknya kinerja mayoritas bursa saham di Asia.
"Isu utama masih seputar kenaikan harga minyak dunia, yang membuat pelaku pasar mengkhawatirkan terjadinya koreksi pada pasar keuangan dunia," ujar Gunawan di Medan, Jumat (13/3/2026).
Selain IHSG, mata uang Rupiah pada perdagangan hari ini juga ditutup melemah ke level 16.935 per Dolar AS.
Disusul kemudian dengan koreksi yang terjadi pada harga emas yang ditransaksikan melemah ke level US$5.095 per ons troy, atau berada dikisaran harga Rp2,78 juta per gram.
Gunawan menyebut, perang yang kian meluas ke negara Arab lainnya telah memicu kekhawatiran bahwa harga minyak mentah dunia berpeluang untuk melanjutkan tren kenaikannya.
Di sesi perdagangan sore ini, harga minyak mentah dunia masih bertahan dan berkonsolidasi dikisaran harga US$100 per barel. Namun harga emas berpeluang bergerak lebih atraktif disaat diperdagangkan di pasar Eropa dan AS dibandingkan dengan Asia.
Sejauh ini minyak masih ditopang oleh isu perang yang bisa saja melambungkan harga dalam jangka pendek.
Di sisi lain pelaku pasar juga akan disuguhkan sejumlah data ekonomi penting dari AS seperti inflasi yang akan menentukan pergerakan pasar selanjutnya.
"Sayangnya data inflasi AS tersebut baru akan direspon pasar keuangan di Asia pada hari senin mendatang. Meskipun sebagian pelaku pasar telah memperkirakan dan sudah memperhitungkan dampak dari proyeksi inflasi terhadap portfolionya (priced in)," tutup Gunawan. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Perang di Timur Tengah Meluas, Pasar Keuangan Hingga Emas Parkir di Zona Merah"
Posting Komentar