Harga Minyak Naik Lagi, Rupiah – IHSG dan Harga Emas Kompak Turun
Meski demikian, harga minyak mentah dunia pada perdagangan pagi ini justru ditransaksikan menguat. Untuk minyak mentah jenis Brent saat ini ditransaksikan dikisaran level US$98 per barel. Harga minyak tetap naik meskipun ada upaya untuk membanjiri pasar dengan cadangan yang dilepaskan.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, kenaikan harga minyak mentah ini telah menyeret pelemahan pada bursa saham di Asia.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang awalnya dibuka menguat di level 7.398, sejauh ini kembali ditransaksikan di zona merah, mengikuti koreksi yang terjadi pada mayoritas bursa di kawasan Asia.
“Di sisi lain mata uang Rupiah turut ditransaksikan melemah 16.880, sementara emas dunia ditransaksikan melemah tipis di level US$5.175 per ons troy, atau Rp2,82 juta per gram,” ujar Gunawan di Medan, Kamis (12/3/2026).
Meroketnya Harga minyak kembali disebutkan Gunawan memunculkan kekhawatiran akan laju tekanan inflasi, yang akan direspon dengan kemungkinan kebijakan menahan besaran bunga acuan. Proyeksi inilah yang berpeluang menahan kenaikan harga emas di level US$5.100-an.
Walaupun emas tetap ditopang oleh fundamental yang kuat dan tetap berpotensi untuk terus menguat. Sementara pengaruh kenaikan harga BBM yang menahan potensi penguatan emas juga diproyeksikan tidak akan bertahan lama.
“Terlebih sejumlah Bank Sentral kembali mengakumulasi emas ditengah berkecamuknya perang. Meskipun akumulasi emas oleh Bank Sentral di tahun ini tidak sebesar tahun sebelumnya,” tutup Gunawan. (juli simanjuntak)
(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Harga Minyak Naik Lagi, Rupiah – IHSG dan Harga Emas Kompak Turun"
Posting Komentar