Sinergi Pemkab dan BPK RI, Pengelolaan Dana Desa di Tapanuli Utara Diperkuat ‎

Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menerima plakat dari perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI saat menghadiri Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Sopo Partungkoan, Tarutung, Rabu (25/02/2026).lensamedan-ist

LensaMedan - Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, bersama Wakil Bupati Deni Lumbantoruan, menghadiri Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Sopo Partungkoan, Tarutung, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat transparansi dan tata kelola keuangan desa di Kabupaten Tapanuli Utara.

‎Turut hadir Anggota Komisi XI DPR RI, Martin Manurung; Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, Fransiskus Heriyanto Harum; serta Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatra Utara, Paula Henry Simatupang.

Hadir pula unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Tapanuli Utara.

‎Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pengelolaan Dana Desa harus dilakukan secara transparan, tertib administrasi, serta berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat desa.

‎“Dana desa merupakan instrumen strategis untuk mendorong pembangunan dari tingkat yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilaksanakan secara transparan, tertib administrasi, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat desa,” tegas Bupati.

‎Bupati menyampaikan bahwa aparatur desa dituntut semakin adaptif dalam perencanaan dan peningkatan kualitas pelaporan. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kepatuhan terhadap regulasi serta kemampuan mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran secara terbuka.

‎Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan lembaga pengawasan dalam menjaga akuntabilitas. Sosialisasi ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran bersama guna memperkuat pemahaman regulasi dan mencegah kesalahan administratif.

‎Kegiatan dilanjutkan dengan keynote speech Anggota Komisi XI DPR RI serta pemaparan dan diskusi bersama Kepala BPK Perwakilan Sumatra Utara dan Bupati Tapanuli Utara.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemerintah desa semakin siap mengelola dana desa secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi pembangunan desa yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (darwin nainggolan)

(Tapanuli Utara
)

Belum ada Komentar untuk "Sinergi Pemkab dan BPK RI, Pengelolaan Dana Desa di Tapanuli Utara Diperkuat ‎"

Posting Komentar

Serap Aspirasi Rakyat, Wagub Surya Pastikan Hasil Reses DPRD Ditindaklanjuti

Wakil Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Surya, menghadiri Rapat Paripurna di Ruang Rapat DPRD Sumut dengan agenda peresmian pengangkatan Anggo...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel