Sentimen Global Membaik, Rupiah Malah Melemah Dekati 17.900

Uang kertas Rupiah. Pada sesi pembukaan perdagangan Selasa (23/6/2026), Rupiah ditransaksikan melemah mendekati 17.900 per Dolar AS.lensamedan-ist

LensaMedan - Mata uang Rupiah kembali melemah pada sesi perdagangan pagi ini dengan ditransaksikan dikisaran level 17.870 per Dolar AS.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, pelemahan Rupiah terjadi saat harga minyak mentah dunia alami penurunan ke kisaran level US$74 per barel untuk jenis WTI serta US$78 per barel untuk jenis Brent.

Pelemahan harga minyak mentah terjadi seiring dengan tensi geopolitik yang mereda antara Iran dengan AS.

"Namun sentimen tersebut belum mampu menahan pelemahan Rupiah, yang mendapatkan ancaman dari potensi kenaikan Dolar AS," ujar Gunawan di Medan, Selasa (23/6/2026).

Sementara itu, mayoritas bursa saham di Asia ditransaksikan melemah pada perdagagan pagi ini.

Termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditransaksikan melemah ke level 6.096.

Tekanan pada pasar saham di tanah air dikatakan Gunawan datang dari kombinasi sentimen buruk baik dari dalam maupun luar negeri.

"IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.100 hingga 6.130 pada perdagangan hari ini," katanya.

Di sisi lain harga emas dunia ditransaksikan melemah ke level US$4.160 per ons troy pada sesi perdagangan pagi, atau sekitar Rp2,4 juta per gram.

Saat tensi geopolitik mereda, pasar akan kembali pada aset save haven, yang membuat investasi ke emas teralihkan ke surat berharga. (juli simanjuntak)

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Sentimen Global Membaik, Rupiah Malah Melemah Dekati 17.900"

Posting Komentar

RDP dengan PLN, DPRD Medan Soroti Kerugian Warga Akibat Blackout

LensaMedan - Komisi III DPRD Kota Medan memanggil PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan dalam rapat dengar pendap...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel