Pengamat Apresiasi Langkah Pemerintah Bongkar Mafia Migas, Soroti Pentingnya Transisi Energi
![]() |
| Foto : Ilustrasi |
Kiprah tokoh tersebut memang sejak lama menjadi sorotan, terutama terkait tata kelola BBM dan impor bahan bakar. Karena itu, penetapan tersangka dinilai sebagai permulaan yang baik untuk membenahi sektor energi yang selama ini penuh praktik gelap.
Meski begitu, Ali mengingatkan bahwa penindakan tidak boleh berhenti pada satu langkah simbolik. Jaringan mafia migas dinilai sudah sangat besar dan telah menguasai sektor energi selama puluhan tahun. Apabila penegakan hukum hanya menyasar permukaan, reformasi energi bisa kehilangan makna. Ia mencontohkan kebijakan penutupan Petral, yang awalnya dianggap sebagai prestasi besar namun tidak membawa perubahan signifikan dalam tata kelola impor BBM.
Peran BUMN Energi dan Keseimbangan Pasokan
Penguatan BUMN energi disebut sebagai langkah penting untuk memukul mundur pengaruh mafia migas. Selain itu, pemerintah diminta mengatur kembali keseimbangan antara permintaan dan pasokan BBM, karena tingginya konsumsi dalam negeri yang tidak mampu dipenuhi negara menjadi celah utama masuknya permainan para mafia.
Energi Terbarukan sebagai Jalan Keluar
Ia meyakini ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi apabila pemerintah serius mengembangkan energi terbarukan atau sumber energi nonfosil. Sektor ini masih minim pemain besar, sehingga ruang monopoli lebih kecil dan potensi permainan gelap dapat ditekan.
Transisi energi, menurutnya, membutuhkan political will yang kuat. Pemerintah, akademisi, dan para pemangku kepentingan juga perlu mengedukasi masyarakat agar lebih mudah beralih ke energi bersih. Ketika energi terbarukan diadopsi secara luas, pemain lama di sektor fosil otomatis kehilangan ruang bermain, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Rep : Mulyadi Muis

Belum ada Komentar untuk "Pengamat Apresiasi Langkah Pemerintah Bongkar Mafia Migas, Soroti Pentingnya Transisi Energi"
Posting Komentar