IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah, Harga Emas Konsisten Naik
LensaMedan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,04% di level 8.166.029.
IHSG sempat terpuruk hingga ke level 8.044 sebelum akhirnya berbalik dan mengurangi kerugiannya.
Capaian tertinggi dari IHSG pada perdagangan hari ini berada di level 8.224, dan hanya berlangsung sesaat setelah IHSG dibuka.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, ada 406 saham yang mengalami koreksi, dan 290 emiten justru ditutup menguat.
Sejumlah emiten yang turut melemah ditengah koreksi yang terjadi pada IHSG diantaranya adalah BBCA, TINS, BRPT, BREN, BUMI hingga BMRI.
Dan yang tetap menguat diantaranya adalah ANTM, ADRO, BRMS, BBRI hingga INCO.
"Pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini sebenarnya juga seirama dengan mayoritas bursa saham di Asia yang cenderung ditutup melemah," ujar Gunawan di Medan, Rabu (8/10/2025).
Sementara itu, kinerja mata uang Rupiah pada perdagangan hari ini juga ditutup melemah tipis di level 16.555 per Dolar AS.
Kinerja mata uang Rupiah yang melemah juga seirama dengan tren penguatan Dolar AS di pasar mata uang Asia.
Di sisi lain rilis data indeks kepercayaan konsumen tanah air pada bulan September alami penurunan ke level 115.
Melemahnya data indeks kepercayaan konsumen tersebut menurut Gunawan menjadi kabar buruk bagi kinerja mata uang Rupiah dan IHSG pada hari ini.
"Ditengah tekanan pasar keuangan di Asia, data kepercayaan konsumen tidak mampu menyelamatkan pasar keuangan tanah air," sebutnya.
Terpisah harga emas dunia masih alami penguatan di level $4.042 per ons troy atau sekitar 2.16 juta per gram.
(Medan)

Belum ada Komentar untuk "IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah, Harga Emas Konsisten Naik"
Posting Komentar