BMM dan YSMN Bangun Pesantren Penghafal Al-Qur’an di Yogyakarta


Lensamedan - Baitulmaal Muamalat (BMM), Lembaga Amil Zakat Nasional  yang berafiliasi dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerja sama dengan Yayasan Suluh Melayu Nusantara (YSMN) dalam Program Tahfidz Unggulan di Yogyakarta. 

Penandatanganan kerja sama antara YSMN dan BMM berlangsung di Gedung Pesantren Tahfidz Suluh Melayu Yogyakarta baru-baru ini.

Direktur Eksekutif BMM Nanang Basuki mengatakan, pembinaan terhadap dunia pendidikan merupakan salah satu fokus orientasi yang ada di BMM. 

Oleh karena itu, program ini diinisiasi untuk mendukung dan membina generasi muda Tanah Air agar selalu dekat dan menjadi pecinta Al Qur'an. 

“Kami akan mendukung sepenuhnya pembangunan gedung pesantren Tahfidz Center Suluh Melayu ini. Bukan hanya dalam penyelesaian pembangunan gedung pesantren saja, tetapi juga operasional dan pemberian beasiswa bagi para hafiz dan hafizah,” kata Nanang Basuki melalui keterangan tertulis, Sabtu (29/10/2022).

Ketua YSMN Noor Aslan mengatakan, kerja sama yang terjalin dari kedua pihak ini merupakan bentuk semangat dan cita-cita yang sama dalam membumikan Al-Qur’an. 

Menurutnya, YSMN memiliki aset gedung yang berkelas. Adapun BMM memiliki program dan sumber daya manusia yang unggul. Sehingga, diharapkan melalui sinergi ini dapat semakin memaksimalkan program Tahfidz Unggulan ini.

"Kami berharap dalam kerja sama ini dapat saling berbagi manfaat, ilmu dan pengalaman demi kemaslahatan umat," katanya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Suluh Melayu Nusantara Mahyudin Al Mudra mengatakan, gedung Pesantren Tahfidz Al Qur'an Suluh Melayu ini dibangun dengan misi pesantren modern pencetak generasi Islam yang berjiwa qurani, memiliki semangat entrepreneur, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berakhlak yang baik. (*)


(Yogyakarta)


Belum ada Komentar untuk "BMM dan YSMN Bangun Pesantren Penghafal Al-Qur’an di Yogyakarta"

Posting Komentar

Gara-gara Sabu 43 Kg, Seorang Kakek Berusia 77 Tahun Dituntut Hukuman Mati

Lensamedan - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Seorang kakek bernama Sofyan alias Tulang Bin Yusuf Ibrahim (77), warga Jalan Kakatua Kelura...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel