Pandemi Tidak Hilangkan Makna dan Kesyahduan Ramadan

Lensamedan- Seluruh umat Islam di dunia selalu merindukan dan ingin menyambut datangnya bulan Ramadan. Meskipun bulan Ramadan 1442 Hijriah/2021 Masehi kali ini masih dilalui dalam suasana pandemi Covid-19, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyampaikan bahwa hal tersebut tidak menghilangkan makna dan kesyahduan dalam menyambut bulan suci ini.

“Ramadan kali ini kita lalui dengan pandemi, dan tentunya pandemi Covid-19 ini jangan sampai menghilangkan makna dan juga kesyahduan dalam kita menyambut bulan Ramadan,” ujar Pramono Anung usai melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya atau Eselon I Sekretariat Kabinet (Setkab), Rabu (14/4/2021) pagi, di Kantor Setkab, Jakarta.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan, ibadah puasa adalah momentum untuk meningkatkan ketakwaan serta rasa kemanusiaan, solidaritas, dan kecintaan akan ciptaan Tuhan.

“Menjalankan ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga lebih meningkatkan ketakwaan, kemanusiaan, solidaritas, dan juga kecintaan kita akan ciptaan Allah Swt.,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pramono mengucapkan selamat menyambut Ramadan dan menjalankan ibadah puasa bagi seluruh umat muslim.

“Saya pribadi menyampaikan selamat menyambut bulan Ramadan bagi semua umat Islam yang ada di dunia. Selamat menjalankan ibadah puasa dan sekaligus meningkatkan ketakwaan bagi kita semua,” pungkasnya. (*)

 

(Jakarta) 

 

Belum ada Komentar untuk "Pandemi Tidak Hilangkan Makna dan Kesyahduan Ramadan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel