Buntut Laporan Dugaan Rasisme, Guru Besar USU Penuhi Panggilan Polda Sumut

Lensamedan- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Yusuf Leonard Henuk  memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut, Selasa (16/2/2021).

Ia tiba di Polda Sumut sekitar pukul 10.45 WIB dengan didampingi pengacaranya, Rinto Maha.

Ketika diwawancara, Yusuf mengatakan, kedatangannya memang terkait laporan dugaan rasisme dan dugaan hinaan terhadap mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ini (soal) dugaan ujaran rasisme dan ada laporan tentang kader Demokrat itu," ujar Yusuf Henuk.

Yusuf Henuk mengatakan, postingan terhadap Pigai hanya bentuk sindiran dalam berdiskusi. Namun, dia heran mengapa orang lain melaporkannya.

"Ini kritikan, sindiran karikatur gini kan biasa bagian dari diskusi, pelajaran. Masalahnya saya dengan Pigai diskusi kenapa orang lain melaporkan saya," tegasnya.

Sementara, kuasa hukumnya, Rinto mengatakan, ada pihak yang sengaja menyudutkan klienya yang berujung pada dugaan rasisme.

"Ini sindiran, yang bilang rasis siapa?. Agar semua paham, awalnya postingan itu diunggah tanggal 2 Januari 2021. Tak ada istilah rasis tapi tanggal 24 diangkat isu rasisme," jelasnya.

Terpisah Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan saat ini Yusuf, sedang menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan.

Nainggolan menjelaskan, dalam pemeriksaan ini ada 4 berkas laporan yang melibatkan Yusuf, yakni sebagai saksi pelapor dan terlapor.

"Kami nangani 4 kasus laporan mengenai Demokrat kemudian masyarakat Papua dan dia (Yusuf),  juga melaporkan (balik) keduanya," imbuhnya.

Terkait laporan yang diadukan soal SBY, Nainggolan juga membenarkan dia pernah dimintai keterangan.

"Kasusnya hingga kini masih dalam proses penyeldikan," pungkasnya. (*)


(Medan)
 

Belum ada Komentar untuk "Buntut Laporan Dugaan Rasisme, Guru Besar USU Penuhi Panggilan Polda Sumut"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel