Partisipasi Meningkat Ditengah Pandemi, Bukan Prestasi Besar KPU Medan

Lensamedan- Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Medan mengalami peningkatan dibandingkan pilkada-pilkada sebelumnya. Pada   Pilkada Kota Medan kali ini, jumlah partisipan mencapai  46 persen dari 1.635.846 total pemilih yang ada di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hanya saja menurut  Ketua Komisi I DPRF Kota Medan Rudyanto Simangunsong, peningkatan ini  bukan prestasi terbesar KPU meski digelar ditengah pandemi covid 19. 


"Sebab, dalam Pilkada 2020 ini, masih banyak warga yang ditemukannya tidak mendapatkan C Pemberitahuan KWK," ujar  Rudiyanto Simangunsong, di Medan, Kamis (17/12/2020). 

Rudyanto mengakui kalau ia banyak menemukan banyak warga yang tidak mendapatkan C pemberitahuan KWK. Bahkan ada  ditemukan warga yang bilang kalau  pemberitahuan undangan memilih atau C-6 itu ada di Kepala Lingkungan dan KPPS. 

"Termasuk saya tidak dapat. Akhirnya saya memilih menggunakan e-KTP di TPS 18 Asam Kumbang dan menunggu  sejam setengah. Padahal, sekitar 2 bulan sebelum Pilkada, saya cek di website KPU, nama saya terdaftar di DPT, di lapangan saya tunggu dan saya tak dapat," katanya. 

Dijelaskannya, jika C Pemberitahuan KWK itu disalurkan secara maksimal, partisipasi pemilih diyakininya akan berada diatas 60 persen. 

"Tapi saya tak mau menerka apa maksud dari itu. Kita tak mau Pilkada itu dimenangkan Golput," jelasnya. 

Ketua Fraksi PKS DPRD Medan ini menegaskan, Komisi I mendukung siapapun wali kota terpilih. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan kedepan bergantung pada Pilkada ini. 

"Kalau tidak maksimal, wali kota nya tidak kredibel, hampir sama persentase kemenangan dengan Golput, kalau kita komisi 1 pada dasarnya sama, siapapun walikota nya kita dukung sebagai penyelenggara pemerintahan," tegasnya. 

Sebelumnya Ketua KPU Medan, Agussyah Ramadani Damanik, mengatakan jika partisipasi pemilih naik dibandingkan Pilkada sebelumnya. 

"Partisipasi pemilih saya kira kalau dilihat dari pembandingnya dari Pilkada Medan, maka ini termasuk yang paling tinggi sebenarnya, kalau di Pilkada 2010, 38 persen dan Pilkada terakhir 2015, 25 persen. Sekarang sudah mencapai 46 persen sebenarnya dari kenaikan margin partisipasi naik meski target nasional itu tidak tercapai yakni 77,5 persen," pungkasnya. (Red)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Partisipasi Meningkat Ditengah Pandemi, Bukan Prestasi Besar KPU Medan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel