Walau Harga Cabai Merah Naik, Sumut Masih Berpeluang Cetak Deflasi di Desember

Lensamedan- Harga cabai rawit dan cabai merah di Sumatera Utara (Sumut) belakangan ini mengalami kenaikan yang sangat tajam. Untuk cabai rawit harganya sudah mencapai 35 ribu per kilogram (kg), padahal sepekan sebelumnya harga cabai rawit masih dijual dikisaran Rp25 ribuan per kg. Cabai merah juga sama, tiga hari belakangan terakhir harganya naik di atas Rp 40 ribuan per kg.

Harga cabai  merah melonjak dalam rentang Rp43 ribu hingga Rp47 ribu per kg. Padahal sebelumnya harga cabai dijual dalam rentang harga Rp37 hingga Rp40 ribu per kg nya. Kenaikan harga cabai masih sangat dipengaruhi oleh intensitas hujan yang sangat tinggi di sejumlah daerah penghasil cabai di wilayah Sumut.

Sementara untuk harga bawang merah menurut Ketua Tim Pemantau Harga Bahan Pokok Sumatera Utara (Sumut), belakangan juga mengalami penurunan yang sangat tajam. Bawang merah saat ini dijual dikisaran harga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu, setelah dua pekan sebelumnya sempat menyentuh Rp35 ribuan per kg. kinerja harga daging ayam dalam sepekan terakhir mulai berangsur turun setelah sempat menyentuh Rp36 ribu per kg. Saat ini harga daging ayam dijual dikisaran Rp32 ribu hingga Rp33 ribu per Kg nya.

“Jadi dari sejumlah rentetan harga yang terjadi belakangan ini, khususnya dalam satu bulan terakhir, harga kebutuhan pokok masyarakat rata-rata masih stabil. Dan saya melihat Sumut berpeluang untuk mencetak deflasi dalam rentang 0 hingga 0.01%. Secara keseluruhan harga sejumlah kebutuhan pokok di Sumut masih sangat terjaga,” ujar Gunawan Benjamin di Medan, Senin (30/11/2020).

Meski demikian kata Gunawan, selama bulan Desember nantinya, harga sejumlah kebutuhan pokok berpeluang untuk mengalami kenaikan sebagai dampak urah hujan yang tinggi mengakibatkan potensi gagal panen besar dan ditambah dengan belanja masyarakat yang mengalami peningkatan karena bertepatan dengan liburan panjang keagamaan dan tahun baru. Maka pemerintah harus mewaspadai kemungkinan tren harga kebutuhan pangan yang semakin memburuk.

Ada banyak komoditas yang berpeluang mengalami kenaikan harga, baik komoditas yang tahan lama ataupun komoditas seperti bumbu bumbuan.

“Pasrah dengan keadaan jelas tidak akan menawarkan solusi apapun bagi masyarakat. Resesi di tengah pandemi memang seharusnya diikuti dengan harga barang yang terkendali,” pungkasnya. (red)


(Medan)

 

Belum ada Komentar untuk "Walau Harga Cabai Merah Naik, Sumut Masih Berpeluang Cetak Deflasi di Desember"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel