Libatkan Media dan Jejaring, Trik Ombudsman Sumut Awasi Pelayanan Publik

Lensamedan- Ombudsman RI Perwakilan Sumut menggelar silaturahmi dan diskusi dengan Kedan Ombudsman Sumut Angkatan I, II, dan III, Sabtu (7/11/20 sebagai  upaya Ombudsman Sumut membangun jejaring dalam rangka pengawasan pelayanan publik.

Kedan Ombudsman adalah sebuah komunitas jejaring Ombudsman, dimana para anggota Kedan Ombudsman merupakan alumni Kelas Pelayanan Publik dan dari Program Partisipasi Masyarakat (Parmas).

Peserta kelas ini berasal dari berbagai lapisan masyarakat sipil juga mahasiswa. Bahkan ada yang berlatarbelakang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Salah seorang alumni Kelas Pelayanan Publik angkatan ke III, Raisa dalam testimoninya dalam silaturahmi yang juga diikuti secara daring itu mengungkapkan, ada banyak sekali ilmu yang mereka dapatkan dalam kelas pelayanan publik yang mereka ikuti. Mulai dari apa itu pelayanan publik dan jenisnya.

"Kami juga belajar bagaimana teknis melaporkan maladministrasi pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah," kata Raisa, yang merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) ini.

Ratama Saragih, alumni lainnya mengatakan, kelas pelayanan publik ini sangat banyak manfaatnya dalam pengawasan pelayanan publik.

"Yang paling dekat misalnya kita tahu kemana melapor apabila keluarga kita atau tetangga kita mengalami maladministrasi dalam pelayanan publik," kata pria yang juga Wali Kota Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Tebingtinggi ini.

Kepala Ombudsman Sumut Abyadi Siregar mengatakan, silaturahmi dan diskusi ini dijadikan momentum berdiskusi kembali berbagai hal tentang pelayanan publik.

Diakuinya, pemanfaatan jejaring Kedan Ombudsman Sumut ini adalah salah satu cara mereka dalam memaksimalkan pengawasan pelayanan publik. Selain juga melibatkan media dalam melakukan pengawasan serta sidak pelayanan publik.

"Selain teman media, juga dengan teman-teman jejaring. Nanti kita rancang sidak pelayanan publik dengan jejaring.

Ini banyak manfaatnya," jelas dia. Karenanya ia berharap alumni kelas pelayanan publik ini bisa bersama-sama Ombudsman Sumut melakukan pengawasan sesuai dengan motto Ombudsman; Awasi, Tegur, Laporkan. Informasi dari para jejaring akan sangat bermanfaat tentunya akan dikaji terlebih dahulu sebelum ditentukan langkah selanjutnya.

Setelah serangkaian diskusi hangat, kegiatan ini kemudian ditutup dengan pemberian sertifikat oleh Ombudsman Sumut kepada alumni kelas pelayanan publik.(Rel)

 

(Medan)

 

 

Belum ada Komentar untuk "Libatkan Media dan Jejaring, Trik Ombudsman Sumut Awasi Pelayanan Publik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel