Bandara Kualanamu Kembali Aktifkan Thermo Scanner


Lensamedan- Kantor Kesehatan Pelabuhan di bandara Kualanamu Deliserdang Sumatera Utara kembali mengaktifkan alat pengukur suhu tubuh atau thermo scanner. 

Langkah ini ditempuh menyusul himbauan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terhadap kemungkinan masuknya virus Corona yang menyebar dari Tiongkok.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Kualanamu Priagung Adhi Bawono mengatakan, ada dua instrumen thermo scanner yang dipasang di gerbang kedatangan internasional. Dengan alat ini, maka akan terpantau suhu tubuh setiap orang yang melintasinya. 

Alat ini nantinya akan dioperasikan seorang petugaa yang akan melakukan tindakak kepada penumpang jika thermo scanner ini mendeteksi suhu tubuh di atas 38 derajat celsius.

“Sekarang ini ada pesawat yang transit dari Tiongkok ke Thailand atau ke Malaysia. Nah kita pastinya akan mewaspdai yang datang dari Thailand dan Malaysia itu, karena penerbangan awal kan dari Tiongkok. Jadi ketika suhu tubuh penumpang lebih dari 38 derajat, maka kami akan lakukan observasi khusus. Kalau memang diduga menyerupai saluran pernafasan itu,kita bawa ke rumah sakit haji adam malik,” ujar Priagung Adhi Bawono di bandara Kualanamu, Rabu (22/1/2020).

Priagung Adhi menyebutkan, selain dua alat pengukur suhu tubuh ini untuk memindai penumpang yang masuk Sumut, petugas juga membagikan kartu kesehatan kepada setiap penumpang yang akan bepergian ke luar negeri. Penumpang akan mengisi data dalam kartu tersebut dan memberikannya kepada petugas di kedatangan bandara tujuan.

"Sementara untuk penumpang yang keluar dari Indonesia, kita beri kartu kesehatan yang nantinya akan diisi datanya oleh penumpang kemudian diserahkan ke petugas di bandara tujuan," kata Priagung.


Seperti diketahui, saat ini dunia dihebohkan dengan virus yang menyebar dari Wuhan Tiongkok. Virus yang ditularkan melalui pernafasan ini akan mengakibatkan orang yang terinfeksi mengalami gejala demam tinggi, batuk dan radang tenggorokan.

Virus ini dilaporkan sudah mengakibatkan 9 orang meninggal dunia dan lebih dari 400 orang terpapar. 

(Deliserdang)

Belum ada Komentar untuk "Bandara Kualanamu Kembali Aktifkan Thermo Scanner"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel