Mahasiswa Lebih Banyak di Dunia Maya, Sofyan Tan Ingatkan Pentingnya 4 Pilar

Anggota MPR RI, Sofyan Tan, didampingi Staf Ahli saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan, di Rumah Aspirasi dr Sofyan Tan, Kompleks CBD Polonia, Selasa (29/9/2026).lensamedan-ist

LensaMedan — Dunia mahasiswa kini tidak hanya berlangsung di ruang kelas dan lingkungan kampus. Sebagian besar interaksi mereka juga terjadi di ruang digital, mulai dari media sosial hingga game online. Karena itu, nilai-nilai kebangsaan dinilai harus tetap hadir di tengah kehidupan anak muda, termasuk ketika mereka berada di dunia maya. 

Hal itu disampaikan Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan, di Rumah Aspirasi dr Sofyan Tan, Kompleks CBD Polonia, Selasa (29/9/2026).

Sofyan Tan mengajak mahasiswa tidak sekadar memahami dan menghafal Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, tetapi mengaplikasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. 

Menurutnya, tantangan pengamalan 4 Pilar kini tidak hanya berada di lingkungan sosial secara langsung, tetapi juga di ruang digital yang menjadi bagian penting dari kehidupan generasi muda.

“Pancasila jangan hanya dihafalkan, tetapi harus diamalkan. Ketika berkomentar di media sosial, berdiskusi di ruang digital, atau bermain game online, nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi pedoman,” kata Anggota Komisi X DPR RI itu.

Ia mengingatkan mahasiswa agar kebebasan menyampaikan pendapat sebagaimana dijamin UUD 1945 tetap disertai tanggung jawab. Perbedaan pendapat tidak semestinya berubah menjadi penghinaan, perundungan, ujaran kebencian maupun penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Semangat Bhinneka Tunggal Ika, lanjutnya, juga harus tercermin dalam cara generasi muda menyikapi perbedaan suku, agama, budaya maupun pandangan. Sementara kecintaan terhadap NKRI dapat diwujudkan dengan menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang memecah belah.

Sofyan Tan menilai mahasiswa memiliki posisi penting karena mereka merupakan generasi yang akan menentukan wajah Indonesia ke depan. Kemampuan menguasai teknologi harus berjalan seiring dengan karakter, tanggung jawab dan kesadaran kebangsaan.

“Jangan sampai jempol kita lebih cepat daripada pikiran kita,” pesan legislator dari Dapil Sumut 1 tersebut.

Menurut dia, mengamalkan 4 Pilar di era digital tidak harus melalui tindakan besar. Tidak menyebarkan hoaks, menghormati perbedaan, tidak melakukan perundungan digital, serta menggunakan media sosial secara bijak merupakan bentuk sederhana menjaga nilai-nilai kebangsaan. 

Sebab, di tengah kehidupan yang semakin banyak berlangsung melalui layar, persatuan Indonesia juga harus tetap tumbuh, bukan hanya dalam kehidupan nyata, tetapi juga di ruang digital. (*)


(Medan)


Belum ada Komentar untuk "Mahasiswa Lebih Banyak di Dunia Maya, Sofyan Tan Ingatkan Pentingnya 4 Pilar"

Posting Komentar

Netty Minta Edukasi Publik soal Influenza Diperkuat

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher.lensamedan-dpr.go.id LensaMedan — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel