BI Tahan Suku Bunga, IHSG dan Rupiah Beri Respon Positif
Uang kertas Rupiah. Pada Perdagangan Rabu (23/9/2026), Rupiah mampu ditutup menguat di saat Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan menahan suku bunga cuan di level 5,75%.lensamedan-istLensaMedan – Kebijakan Bank Indonesia mempertahankan besaran bunga acuan di level 5,75% disambut positif oleh pasar saham (IHSG) dan juga Rupiah.
Kebijakan BI tersebut dinilai sebagai langkah yang berani ditengah arus kenaikan bunga acuan setelah Bank Sentral AS maupun Bank Sentral Eropa terlebih dahulu menaikkan bunga acuannya.
IHSG ditutup menguat signifikan 1,56% di level 6.374,912, sementara di sisi lain Rupiah juga mampu ditutup menguat di level 17.795 per Dolar AS.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, Rupiah bergerak di teritori positif sekalipun tekanan pada mata uang Rupiah belakangan ini mengalami peningkatan khususnya setelah 9 september kemarin dan setelah The Fed naikkan bunga acuan.
Meski demikian Rupiah tidak seburuk seperti yang pernah terjadi sebelumnya, dimana Rupiah sempat menyentuh 18 ribu per Dolar AS, dimana BI harus merespon dengan menaikkan bunga acuan hingga 100 basis poin di tahun 2026.
“Meskipun akan terus dibayangi potensi loinjakan kenaikan bunga acuan di banyak Bank Sentral, langkah BI pada hari ini setidaknya menunjukan bahawa Rupiah masih mampu dikendalikan sekalipun tekanan pasar terlihat mengalami peningkatan ditengah spekulasi kenaikan bunga acuan dunia,” ujar Gunawan di Medan, Rabu (23/9/2026).
Terpisah harga emas dunia ditransaksikan melemah ke level US$4.310 per ons troy atau Rp2,49 juta per gram pada perdagangan hari ini.
Harga emas kembali melemah, dan masih dibayangi oleh rencana kenaikan bunga acuan yang akan dilakukan Bank Sentral AS sebelum tutup akhir tahun.
Rencana kenaikan tersebut sejauh ini dikatakan Gunawan juga terus menghantui pelaku pasar keuangan.
“Semakin tinggi suku bunga dinaikkan, maka semakin besar tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi. Dan tentunya berpeluang direspon dengan kebijakan yang tidak jauh berbeda di banyak negara lain yang memicu perebutan likuiditas di pasar keuangan,” tandasnya. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "BI Tahan Suku Bunga, IHSG dan Rupiah Beri Respon Positif"
Posting Komentar