Serap Aspirasi Masyarakat Medan Helvetia, Sofyan Tan: Wujud Komitmen Jadi Wakil Rakyat
Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, menyempatkan diri berbincang dengan salah seorang anak yang ikut serta menghadiri kegiatan serap aspirasi yang digelar di Jalan Gaperta Ujung, Medan Helvetia, Rabu (5/8/2026).lensamedan-istSetiap kali hendak melangkah, langkahnya kembali tertahan. Ada saja warga yang ingin mengabadikan pertemuan dengan sosok yang bagi sebagian keluarga bukan sekadar wakil rakyat, melainkan bagian dari cerita perjuangan anak-anak mereka meraih pendidikan.
Di tengah kerumunan itu, Sofyan Tan tetap melayani dengan sabar. Ia menyalami warga satu per satu, tersenyum, bahkan sesekali membantu memegangkan telepon seluler agar warga mendapatkan foto yang mereka inginkan.
Sebagian warga mengaku foto itu akan dikirim ke grup keluarga sebagai penanda bahwa mereka baru saja bertemu langsung dengan sosok yang selama ini mereka kenal melalui perjuangan pendidikan.
“Terima kasih banyak, Pak. Anak saya sudah bisa kuliah. Izin foto, ya, Pak,” ujar Binaria Sihaloho (45), warga Jalan Penampungan, Medan Helvetia.
Kalimat sederhana itu mengandung rasa syukur yang dalam. Binaria datang bukan sekadar untuk bersalaman. Ia ingin mengabadikan pertemuan dengan orang yang menurutnya telah ikut membuka jalan bagi masa depan anaknya.
Hidup dalam keterbatasan ekonomi, dengan suami yang bekerja sebagai sopir dan dirinya sebagai tukang masak, membuat biaya kuliah anak sempat terasa sebagai sesuatu yang sulit dijangkau.
Namun, harapan itu tetap ia pertahankan. Kini, anak Binaria sudah duduk di semester lima Program Studi Informatika melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang disalurkan melalui jalur aspirasi.
Itulah sebabnya, ketika akhirnya berhadapan langsung dengan Sofyan Tan, Binaria tak ingin melewatkan kesempatan. Sebuah salaman dan foto menjadi kenangan sekaligus bentuk terima kasih atas jalan pendidikan yang kini sedang ditempuh anaknya.
Binaria bukan satu-satunya. Ratusan ibu dan bapak ikut mengerumuni Sofyan Tan. Mereka bergantian bersalaman dan meminta foto.
Sofyan Tan pun melayani satu per satu dengan penuh kehangatan. Bahkan, ketika seorang warga datang membawa bayi, ia sempat menggendongnya. Bagi orang tua bayi tersebut, momen itu menjadi sebuah doa dan harapan agar kelak buah hati mereka tumbuh besar dengan keberhasilan yang membanggakan.
Kehangatan itu menjadi bagian dari kunjungan reses Sofyan Tan di Medan Helvetia. Ia menegaskan komitmennya untuk terus turun menemui masyarakat karena memahami kondisi warga yang saat ini membutuhkan perhatian dan bantuan.
Menurutnya, Juli dan Agustus merupakan masa yang cukup berat bagi banyak keluarga. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, orang tua harus menyiapkan biaya anak memasuki tahun ajaran baru, termasuk bagi mereka yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kondisi ekonomi yang belum mudah membuat beban tersebut semakin terasa. Sofyan Tan mencontohkan harga beras yang menurutnya dalam dua tahun terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan, dari sekitar Rp9.000 menjadi Rp16.000-an.
Kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut, kata dia, menjadi salah satu gambaran bahwa masyarakat sedang menghadapi tekanan ekonomi. Karena itu, percepatan penyaluran beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dinilai penting untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Namun, Sofyan Tan tidak ingin masyarakat berhenti pada keluhan tentang sulitnya keadaan. Ia justru mengajak para orang tua tetap optimistis dan tidak patah semangat memperjuangkan masa depan anak-anak mereka.
Sebab, pendidikan adalah jalan panjang yang dapat mengubah kehidupan keluarga. Anak-anak yang hari ini diperjuangkan agar tetap bersekolah hingga perguruan tinggi, kelak diharapkan mampu mengangkat harkat dan martabat keluarganya.
Di Medan Helvetia hari itu, pesan tersebut terasa dalam suasana yang sederhana: di antara peluh, salaman, swafoto, dan seorang bayi yang digendong. Sebuah perjumpaan yang hanya berlangsung 60 menit, tetapi bagi sebagian warga, bisa menjadi kenangan tentang harapan yang sedang mereka perjuangkan untuk masa depan anak-anaknya.
Turut hadir dalam kegiatan, Tenaga Ahli DPR RI, Lisnawati Ginting dan Pandapotan Tamba.(*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Serap Aspirasi Masyarakat Medan Helvetia, Sofyan Tan: Wujud Komitmen Jadi Wakil Rakyat"
Posting Komentar