Data PDB Direspon Positif Pasar Keuangan, IHSG dan Rupiah Menguat sementara Harga Emas Naik
Seorang pegawai BSI menunjukkan kepingan logam mulia. Pada perdagangan Rabu (5/8/2026), harga emas bergerak naik meski terbatas.lensamedan-istAnalis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, realisasi pertumbuhan ekonomi tersebut menggambarkan bahwa ekonomi masih bergerak pada jalur positif.
Selain itu, penguatan Rupiah juga didorong kinerja USD Index yang selama sesi perdagangan berlangsung berada di bawah level 100.
Penurunan harga minyak mentah dunia melemahkan tekanan inflasi serta memunculkan harapan pemangkasan bunga acuan.
“Meskipun pasar sendiri masih diselimuti ketidakpastian terkait dengan situasi geopolitk kedepan, namun volatiltas pasar akan sangat bergantung pada dinamika geopolitik yang tercermin dari kinerja harga minyak mentah sebagai rujukannya,” ujar Gunawan di Medan, Rabu (5/8/2026).
Pada hari ini ada banyak sentimen positif yang membuat Rupiah dan IHSG bertahan di zona hijau.
Meski demikian pelaku pasar disebut Gunawan akan sangat berhati-hati dengan dinamika geopolitik di timur tengah, terlebih setelah AS mengultimatum Iran.
Namun jika berkaca pada kesepakatan damai antara kedua belah pihak yang sempat tercapai sebelumnya, maka tidak ada garansi bahwa perdamaian akan tercipta meskipun ada kesepakatan gencatan senjata secara tertulis.
“Saat ini pasar justru dihantui potensi koreksi besar,” sebutnya.
Terpisah harga emas dunia juga ditransaksikan menguat ke level US$4.154 per ons troy, atau sekitar Rp2,4 juta per gramnya. Harga emas untuk smeentara waktu menguat ditengah kabar bahwa ada kemungkinan akan tercipta kesepakatan damai antara Iran dengan AS. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Data PDB Direspon Positif Pasar Keuangan, IHSG dan Rupiah Menguat sementara Harga Emas Naik"
Posting Komentar