Perkuat Sirkulasi Uang Logam, Bank Indonesa KPw Sumatra Utara Inisiasi Program ULOS PATEN
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara (Sumut) menggelar kegiatan Uang Logam Sumatera Utara Pilah, Hitung dan Edarkan (Ulos Paten) di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (9/8/2026).lensamedan-istDeputi Kepala Divisi Pengelolaan Uang Rupiah, Hendra Wangsa, menyampaikan, Bank Indonesia berperan menjaga kelancaran dan stabilitas sistem pembayaran, memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar melalui kerja sama dengan perbankan.
ULOS PATEN merupakan inovasi pengelolaan uang logam melalui proses pilah, hitung, dan edarkan untuk mempertemukan supply dan demand uang logam di Sumatra Utara.
“Implementasinya dilakukan kepada satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA, sekaligus mendukung penguatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah,” kata Hendra lewat siaran pers yang diterima Selasa (11/8/2026).
Sebagai Implementasi kepada masyarakat terhadap nilai dari uang logam yang dimiliki, kata Hendra, ULOS PATEN hadir dalam kegiatan Car Free Day di Lapangan Merdeka pada Minggu (9/8/2026).
Masyarakat dapat berpartisipasi dengan menyumbangkan uang logam minimal Rp10.000 dan memperoleh hadiah menarik. Uang logam yang terkumpul akan disalurkan kepada Masjid Baitul Ikhsan.
Ke depan, ULOS PATEN akan terus dikembangkan melalui kanal koordinasi berbasis web untuk mendukung pelaporan dan pemantauan supply-demand. Cakupan pengumpulan akan diperluas ke tempat ibadah, koperasi, dan mitra potensial lainnya.
Selain itu, keterlibatan perbankan akan diperkuat untuk mengoptimalkan penyerapan apabila terjadi kelebihan supply uang logam.
“Melalui ULOS PATEN, KpW Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara berkomitmen mendorong terbentuknya ekosistem sirkulasi uang logam yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat untuk Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah,” tutup Hendra. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Perkuat Sirkulasi Uang Logam, Bank Indonesa KPw Sumatra Utara Inisiasi Program ULOS PATEN "
Posting Komentar