Rupiah Lampaui 18.000, IHSG masih Berkutat di Zona Merah
Uang kertas Rupiah. Pada perdagangan sesi pertama Kamis (9/7/2026), Rupiah ditransaksikan melemah di level 18.070 per Dolar AS LensaMedan - Harga minyak mentah dunia masih terus melanjutkan kenaikan di sesi perdagangan Kamis (9)7/2026) pagii.
Harga minyak mentah jenis WTI ditransaksikan dikisaran US$74 per barel, sementara harga minyak mentah jenis Brent ditransaksikan dikisaran harga UA$78 per barel.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, harga minyak mentah kembali naik setelah Iran melakukan serangan ke sejumlah pangkalan militer AS di negara Arab.
Sejauh ini, pasar saham di Asia masih mampu ditransaksikan di zona hijau pada sesi perdagangan pagi.
Namun pasar saham d itanah air justru dibuka melemah ke level 5.865.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren koreksi yang terjadi pada perdagangan kemarin.
"Kinerja IHSG pada perdagangan hari ini diproyeksikan akan sulit untuk menguat, ditengah tekanan yang dialami mata uang Rupiah," ujar Gunawan di Medan.
Tak hanya IHSG, mata uang Rupiah pada perdagangan pagi ini juga ditransaksikan melemah ke level 18.070 per Dolar AS.
Tekanan yang dialami Rupiah berlanjut setelah hasil notulen FOMC (federal open market committee) menunjukan bahwa Bank Sentral akan lebih berhati-hati dengan kemungkinan lonjakan inflasi kedepan.
Ditambah dengan lonjakan kenaikan harga minyak mentah saat ini, harapan kebijakan moneter longgar kembali sirna.
Gunawan menyebut, tensi geopolitik yang kembali memanas telah merubah arah kinerja sektor keuangan.
"Pasar kembali dihantui ketidakpastian, dimana jalur logistik yang melewati Sellat Hormuz berpelung terganggu dan memicu kelangkaan maupun kenaikan harga sejumlah komoditas bahan baku industri," sebutnya.
Ditengah tensi geopolitik yang memburuk, harga emas saat ini ditransaksikan melemah ke level US$4.079 per ons troy, atau sekitar Rp2,38 juta per gram. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Rupiah Lampaui 18.000, IHSG masih Berkutat di Zona Merah"
Posting Komentar