Rupiah dan IHSG Melemah, Harga Emas Menguat

Lembaran Dolar AS. Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah menguat seiring dengan kekhawatiran pasar terhadap dinamika politik.lensamedan-ist

LensaMedan - Kinerja mata uang Rupiah ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan, Jumat (24/7/2026).

Rupiah ditutup di level 17.935 per Dolar AS setelah sempat menyentuh posisi terendah harian di level 17.994 per Dolar AS.

Mata uang Rupiah berbalik arah pada sesi perdagangan kedua hingga sempat menyentuh posisi terkuatnya di level 17.920.

Di Asia, kinerja Dolar AS juga terpantau menguat terhadap mata uang seperti Dollar Hongkong dan Yuan China.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (HSG) ditutup melemah 1,88% di level 6.196,430 setelah sebelumnya sempat menyentuh 6.159 sebagai level terendahnya.

Selama sesi perdagangan berlangsung, baik Rupiah dan IHSG konsisten ditransaksikan di zona merah ditengah banyaknya sentimen negatif pasar.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, pelaku pasar masih mengkhawatirkan dampak dari kenaikan harga minyak mentah dunia yang sempat menyentuh US$100 per barel, meskipun pada sesi perdagangan di Asia, harga minyak mentah dunia mengalami penurunan terbatas.

"Fokus pasar masih tertuju pada dinamika geopolitik yang masih menebarkan ancaman bagi pasar," sebut Gunawan di Medan, Jumat (24/7/2026).

Secara teknikal, kata Gunawan, harga minyak dunia akan berkonsolidasi dikisaran US$100 per barel, namun dengan sentimen fundamental yang memburuk harga bisa saja kembali menembus level psikologis tersebut.

Espektasi laju kenaikan inflasi masih akan menghantui pasar dalam sepekan kedepan, mendorong spekulasi liar mengenai kemungkinan kenaikan bunga acuan global.

Untuk sementara waktu, emas menjadi komoditas yang turut dirugikan dengan kenaikan harga minyak mentah tersebut. Dan apabila eskalasi perang kian memburuk dan meluas, secara fundamental akan kembali menguntungkan emas.

"Pada hari ini harga emas mengalami pemulihan di level US$4.060 per ons troy, sejalan dengan pelemahan harga minyak mentah dari level US$100 menjadi US$97 pe rbarel," kata Gunawan. (juli simanjuntak)

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Rupiah dan IHSG Melemah, Harga Emas Menguat "

Posting Komentar

Jumat Bersih, Lurah Bagan Arya: Semangat Gotong Royong Menjadi Ciri Khas Masyarakat

LensaMedan - Lurah Kelurahan Bagan Arya, Bambang Hermanto memimpin langsung kegiatan gotong royong yang kedua kalinya dalam satu bulan menj...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel