Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila 2026 Digelar, Maruli Siahaan Tekankan Pentingnya Pengamalan Pancasila
LensaMedan - Kegiatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Tahun 2026 dilaksanakan di Warkop Baba Kupie Jalan P. Diponegoro, Petapahan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (4/7/26).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., yang merupakan Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, bersama sejumlah narasumber, yaitu Dr. Fernanda Putra Adela, S.Sos., M.A., akademisi bidang politik dan tata negara; Dr. Hosianna Ayu Hidayati, S.AB., M.AB., akademisi bidang ekonomi kerakyatan; serta Edi Subowo, S.H., M.H., Kepala Biro Hukum dan Organisasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.
Diskusi ini dipandu oleh Putri Evi Ovianti Batubara, S.IP., M.IP., selaku akademisi dan moderator.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 350 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, antara lain Pengurus Anak Cabang Partai Golkar Kecamatan Galang, Punguan Simanjuntak Galang, kelompok masyarakat Simpang Penara dan Serdang, PPSD Siahaan, kelompok masyarakat Pasaribu, Naposo HKBP Lubuk Pakam, serta kelompok masyarakat dari Lubuk Pakam, Beringin, dan Pasar Melintang.
Dalam sambutannya, Maruli Siahaan menyampaikan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan sebagai dasar negara, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Nilai gotong royong, kepedulian sosial, toleransi, persatuan, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama harus menjadi karakter utama masyarakat Indonesia.
“Pancasila harus hadir dalam sikap dan perbuatan kita. Ketika masyarakat saling membantu, menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bersama, di situlah nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup,” ujar Maruli.
Ia juga menekankan pentingnya peran relawan sebagai penggerak kebajikan di tengah masyarakat. Menurutnya, relawan tidak hanya bertugas menyampaikan pemahaman mengenai Pancasila, tetapi juga harus menjadi teladan dalam membangun solidaritas, menjaga persatuan, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta mencegah berkembangnya intoleransi, kekerasan, dan perpecahan.
Maruli berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan relawan-relawan yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga, gereja, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dan wilayah tempat tinggal masing-masing.
“Gerakan Kebajikan Pancasila harus menjadi gerakan bersama. Kita ingin Pancasila dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta penguatan persaudaraan dan kebersamaan,” tegasnya.
Para narasumber dalam kegiatan tersebut turut memberikan pandangan dari berbagai perspektif. Pembahasan mencakup penguatan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tantangan politik dan ketatanegaraan, pembangunan ekonomi kerakyatan, serta pentingnya kebijakan dan organisasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta memperoleh kesempatan menyampaikan pandangan, pengalaman, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Tahun 2026, diharapkan terbangun kolaborasi antara pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat persatuan serta menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan yang konkret, bermanfaat, dan berkelanjutan.
(Deliserdang)

Belum ada Komentar untuk "Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila 2026 Digelar, Maruli Siahaan Tekankan Pentingnya Pengamalan Pancasila "
Posting Komentar